SuaraJogja.id - Beredar video seorang wanita yang tengah mendorong kereta bayi di pinggir jalan. Tiba-tiba wanita itu didatangi seorang pria yang mengendarai motor. Turun dari motor, pria itu meremas dengan paksa payudara wanita tersebut.
Seorang wanita yang mengenakan kaos pendek berwarna putih dengan setelan celana panjang kain warna hitam tengah berjalan sambil mendorong kereta bayi. Dalam kereta tersebut, ada seorang anak mengenakan setelan baju kuning.
Dari kamera CCTV milik salah satu rumah, terlihat wanita itu tidak menunjukkan penampilan yang berlebihan. Ia mengenakan pakaian dan riasan sederhana yang wajar digunakan wanita untuk megajak bayinya jalan-jalan di sore hari.
Tak jauh dari tempat ia berjalan, muncul seorang pria mengendarai sepeda motor jenis matic dengan helm dan jaket berwarna gelap dari arah berlawanan. Saat berpapasan dengan wanita tadi, pria itu sempat melambatkan kendaraannya dan memandangi tubuh wanita itu.
Tak lama, ia lantas memarkirkan kendaraannya secara sembarangan. Setelah turun dari motornya, pria itu setengah berlari mengejar wanita dengan rambut sebahu tadi. Merasa dikejar, wanita itu sempat panik dan hendak berlari sambil tetap mendorong kereta bayinya.
Terlambat, pria itu secara tidak terduga memeluk wanita tadi dari belakang dan mengarahkan kedua tangannya ke buah dada sang wanita. Sempat mengelak dan mencoba menghindar sambil berjongkok di jalan, pria itu berhasil menyentuh payudara gadis itu.
Berhasil melakukan tindakan tidak senonoh, pria itu berlari kembali ke motornya dan melarikan diri. Sementara wanita tadi sempat terdiam sesaat sebelum kemudian mengambil batu hendak melempar pria yang telah melecehkannya.
Setelahnya, ia melihat ke arah kereta dorong yang sempat sedikit terlempar lalu duduk terjongkok di jalan. Wanita itu terlihat terkejut dengan tindak kejahatan yang baru saja menimpanya itu. Tangannya juga nampak memangku sebagian wajahnya.
Potongan rekaman tersebut dibagikan oleh akun instagram @smart.gram Kamis (13/8/2020). Sejak diunggah, video tersebut sudah disukai lebih dari enam ribu kali. Terdapat 400 lebih warganet yang meninggalkan komentar.
Baca Juga: Orang Tua Positif Covid-19, Calon Pengantin Gunungkidul Langsung Batal Akad
Lihat alsi bejat begal payudara selengkapnya DISINI
Tidak sedikit dari mereka yang merasa geram dengan aksi yang dilakukan pria tidak dikenal itu. Mereka mengecam perilaku tidak terpuji yang menimpa wanita berkaos putih tersebut.
"Jambret tet** nji*. Guru gue juga pernah. Lagi sepedaan ke arah rumah terus pas di jalan ada yang nepak bahunya. Nengoklah guru gue ke belakang. Tiba-tiba tet**nya dipencet dan ditarik sampe guru gue jatuh dari sepedanya. Yang kurang ajar itu dia nariknya sambil naik motor. Jadi pas diremas, digas kenceng itu motor. Pelakunya 2 orang boncengan," curhat akun @mr.rius1102.
"Kenapa gak langsung lempar batu aja dah tuh orang," tulis akun @cacanuryawatiagustina.
"Orang-orang kaya gitu matinya dibikin susah gak sih? Demi Allah gue benci banget! Mati dijalan bisa gak?," komentar akun @fakyuolebtch emosi.
Sementara akun @randhy_ardhiansyah berkomentar, "Pakai baju sopan masih kena pelecehan dan mirisnya masih ada yang nyalahin korban."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli