SuaraJogja.id - Putra tokoh reformasi Amien Rais, Mumtaz Rais, tengah menjadi buah bibir setelah memicu keributan di pesawat dengan nomor penerbangan GA 643 Rute Gorontalo - Makassar - Jakarta.
Buntutnya, akun jejaring sosial Instagram milik Mumtaz Rais pun tak luput dari incaran warganet. Salah satunya yang disorot: unggahan Mumtaz Rais ketika duduk di kursi pesawat pada 29 Juli 2020 silam.
Dalam foto tersebut, terlihat Mumtaz Rais yang mengenakan masker medis tengah duduk di kursi pesawat di sebelah jendela. Terlihat, Mumtaz tengah duduk dengan kedua kaki terangkat ke depan.
Mengenakan sepatu berwarna hitam, kedua kaki tersebut tampak memanjang dan bertumpu ke partisi yang berada di depan Mumtaz Rais. Terlihat, dia sedang bermain dengan ponsel di kedua tangannya.
Berdasarkan status yang ditulis di akun @mumtaz.rais itu, mengisyaratkan foto tersebut diambil beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha.
Mengawali status dengan mengutip lagu 'Tunggulah Aku di Jakartamu' milik Sheila on 7, tertulis Mumtaz menunaikan perjalanan dari DKI Jakarta, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Lampung, Jambi, Sulawesi Tenggara hingga kembali ke Jakarta.
"... akhirnya kembali lagi ke DKI, untuk rehat sejenak menikmati sahur bersama biduk keluarga kecilku, esok di tanggal 9 Arafah, tanggal di mana sebelum semua sapi-sapi kurban disembelih," tulis admin di akun Mumtaz Rais seperti dikutip Suara.com.
Ditambah lagi, "Alhamdulillah dengan segala pikiran dan tenaga yang kami bisa curahkan, tentunya didukung dengan segenap kepercayaan dari Pusat, maka tidak ada musyawarah wilayah yang tidak terselenggarakan dengan ending sempurna. So far so perfect."
Di pengujung kalimat, admin akun Mumtaz Rais mengucapkan selamat hari raya Idul Adha.
Baca Juga: Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK
Nah, sejumlah warganet menyoroti gaya duduk dari Mumtaz Rais. Salah satunya akun @dyahwulandari81 yang menyindir posisi kedua kaki Mumtaz Rais yang bersender ke dinding.
"Baru tahu kaki pakai sepatu tempatnya di dinding...." tulis pengguna akun @dyahwulandari81.
"Omaigot.... ada foot rest ya di panel partisi itu?" tulis pengguna akun @gayolized.
Salah seorang warganet pun mengingatkan kalau di Singapore Airlines, penumpang yang duduk dengan mengangkat kaki ke tembok pesawat bakal menerima teguran dari pihak maskapai.
"Disini udah keliatan sih nggak punya manner. Kalau Singapore Airlines udah langsung ditegur naikin kaki tembok depan pesawat," tulis pengguna akun @tataladjourney.
Sebelumnya, Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra buka suara terkait keributan antara Mumtaz Rais dengan Pamolango di dalam pesawat.
Berita Terkait
-
Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK
-
Anak Amien Rais Diadukan Pimpinan KPK ke Pospol, PAN: Esensinya Apa Sih?
-
Habis Ribut sama Anak Amien di Pesawat, Pimpinan KPK Ngadu ke Pospol
-
Gegara Dilarang Main Ponsel, Anak Amien Rais 3 Kali Ribut di Pesawat
-
Garuda Indonesia Beberkan Kronologi Keributan Mumtaz Rais di Dalam Pesawat
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja