- Disdikpora DIY membantah terlibat dalam dugaan penipuan tes TOEFL yang mencatut nama instansinya di sekolah wilayah DIY.
- Pihak Disdikpora DIY akan menelusuri kasus, mengevaluasi keamanan sekolah, serta mengkaji langkah hukum terkait pencatutan nama tersebut.
- Seluruh sekolah diinstruksikan memperketat tamu pihak ketiga dan memastikan kegiatan MPLS fokus pada edukasi tanpa komersialisasi.
SuaraJogja.id - Dugaan penipuan berkedok tes TOEFL yang menyasar sekolah-sekolah di DIY tengah ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Kasus tersebut menyeret Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY yang disebut-sebut memberikan rekomendasi.
Menanggapi hal tersebut, Disdikpora DIY menegaskan informasi yang menyebut kegiatan tersebut mendapat rekomendasi atau bekerja sama dengan dinas adalah hoaks. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Suci Rohmadi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026) mengatakan Disdikpora DIY tidak pernah memberikan izin, rekomendasi, maupun menjalin kerja sama resmi dengan lembaga yang disebut-sebut menggelar tes TOEFL di sekolah.
"Disdikpora DIY tidak pernah memberikan izin, rekomendasi, atau kerja sama resmi dengan lembaga tersebut. Pencatutan nama Disdikpora maupun Polda merupakan tindakan ilegal dan penyesatan informasi," paparnya.
Suci meminta seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat agar tidak mudah mempercayai pihak yang mengatasnamakan Disdikpora. Apalagi tanpa menunjukkan surat tugas resmi yang dapat diverifikasi keasliannya.
Menurut Suci, hingga saat ini Disdikpora DIY juga belum menerima laporan tertulis secara resmi dari sekolah maupun orang tua terkait dugaan penipuan tersebut. Namun dinas tidak tinggal diam.
Disdikpora akan meminta Balai Pendidikan Menengah di kabupaten/kota menelusuri kronologi kasus yang beredar. Selain itu mengevaluasi sistem keamanan sekolah, khususnya selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Terkait pencatutan nama instansi dalam kasus ini, Disdikpora DIY akan berkonsultasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan bagian hukum untuk mengkaji kemungkinan langkah hukum setelah bukti-bukti yang diperlukan terkumpul.
"Perlindungan siswa dari segala bentuk intimidasi maupun komersialisasi di sekolah merupakan prioritas Disdikpora DIY selama pelaksanaan MPLS," ujar Suci.
Suci menambahkan, Disdikpora sebenarnya telah menerbitkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan MPLS agar seluruh kegiatan berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah yang edukatif. Sekolah juga diminta memperketat penyaringan tamu dari pihak ketiga agar tidak ada pihak luar yang memanfaatkan momentum MPLS.
Baca Juga: Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
Sebagai langkah antisipasi, Disdikpora DIY akan kembali menegaskan larangan segala bentuk komersialisasi yang tidak sesuai regulasi di lingkungan sekolah. Seluruh satuan pendidikan juga diinstruksikan untuk melakukan konfirmasi langsung kepada dinas apabila ada pihak luar yang mengklaim membawa rekomendasi atau izin dari Disdikpora DIY.
"Kegiatan MPLS harus fokus pada pengenalan edukatif, bukan komersialisasi, apalagi intimidasi," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan
-
Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan
-
Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir