SuaraJogja.id - Setelah sukses mengembangkan SuaraJogja.id, PT Arkadia Digital Media Tbk melalui anak usahanya, portal berita Suara.com, resmi meluncurkan pengembangan konten lokal di 13 provinsi di Indonesia.
Peluncuran program konten-konten spesifik lokal di bawah nama Suara Regional itu dilakukan bersamaan dengan gelaran webinar bertema "Strategi Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi", pada Jumat, 28 Agustus 2020.
Sejumlah tokoh dan pembicara penting hadir. Antara lain, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Anggota DPR RI, peneliti dan pengamat politik, serta sejumlah bakal calon kepala daerah dalam Pilkada 2020 dari beberapa daerah di Indonesia.
Acara menarik ini disiarkan secara langsung (live) mulai pukul 14.00 WIB melalui aplikasi Zoom, juga di berbagai platform yang dikelola Suara.com, mulai dari situsnya sendiri, Facebook page Suaradotcom, akun Instagram Suaradotcom, hingga kanal Suaradotcom di Youtube.
Adapun 14 provinsi di mana sedang dikembangkan konten Suara Regional-nya antara lain meliputi SuaraSumut.id untuk Sumatera Utara, SuaraRiau.id untuk Riau, SuaraSumsel.id untuk Sumatera Selatan, SuaraBatam.id untuk Kepulauan Riau, SuaraJakarta.id untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, SuaraBanten.id untuk Banten, SuaraJabar.id untuk Jawa Barat, SuaraJawaTengah.id untuk Jawa Tengah, SuaraJogja.id untuk DI Yogyakarta, SuaraJatim.id untuk Jawa Timur, SuaraPontianak.id untuk Kalimantan Barat, SuaraKaltim.id untuk Kalimantan Timur, SuaraSulsel.id untuk Sulawesi Selatan, dan SuaraBali.id untuk Provinsi Bali.
CEO PT Arkadia Digital Media Tbk, Wiliam Martapura mengatakan, peluncuran portal-portal khusus Suara.com di 14 provinsi ini merupakan bagian dari pengembangan Perseroan untuk memperkuat konten lokal.
Diharapkan selain untuk penguatan konten, Perseroan juga dapat berkolaborasi dengan berbagai media lokal untuk tumbuh bersama dan mengembangkan ekosistem media digital di berbagai wilayah.
"Sebenarnya tidak hanya konten lokal yang kita harapkan bisa tumbuh sehat, dengan konten berkualitas dan bermanfaat yang ditawarkan kepada masyarakat di daerah masing-masing, tapi juga bisnis media lokal diharapkan bisa berkembang dan tumbuh bersama, termasuk dalam hal mengedukasi masyarakat, pemerintah daerah, hingga kalangan bisnis setempat," kata Wiliam.
Sementara itu, COO PT Arkadia Digital Media Tbk yang juga Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono mengatakan, setidaknya ada dua tantangan besar bagi media di tengah pandemi Covid-19 ini. Pertama, publik membutuhkan informasi yang akurat untuk menjadi rujukan publik di tengah infodemik atau membanjirnya informasi seputar pandemi. Sementara, akses informasi yang akurat dan faktual sangat terbatas akibat pandemi yang telah memutus banyak akses terkait protokol keselamatan dan kesehatan kerja.
Baca Juga: YIA Diresmikan, Ganjar Pranowo: Jogja dan Jateng Bakal Makin Akrab
Kedua menurutnya, meskipun media online termasuk media lokal mengalami peningkatan trafik, hal tersebut tidak sejalan dengan peningkatan pendapatan atau bisnisnya. Lebih parah lagi, pendapatan media dari iklan sebagian besar menurun, bahkan beberapa klien mereka menghentikan kerja samanya.
"Di saat sulit inilah, perlu banyak terobosan baru untuk menjaga keberadaan media yang memberikan informasi yang terverifikasi, bukan hoaks atau disinformasi. Dibutuhkan banyak jurnalis yang melakukan cek fakta di tengah infodemik saat ini,” kata Suwarjono.
Suwarjono menambahkan bahwa pengembangan media lokal juga bagian dari memenuhi kebutuhan konten lokal yang semakin meningkat pesat. Bila 5-6 tahun lalu dominasi pembaca media digital mayoritas terpusat di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi, kini secara persentase pembaca Jabotabek menurun dan pengakses media online di berbagai daerah meningkat pesat. Peningkatan pesat terjadi di sejumlah kota besar seperti Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Palembang, dan lain-lain. Peningkatan pun makin terasa ketika pandemi Covid-19 terjadi.
"Tampaknya masyarakat di tengah pandemi mencari informasi terkait Covid di sekitar tempat tinggal mereka. Baik itu peta penyebaran Covid-19 di wilayah mereka tinggal, informasi kesehatan di sekitar mereka, hingga kebutuhan sehari-harinya. Mereka mencari beragam informasi yang terjadi di sekitar mereka tinggal, tidak jauh-jauh. Ini juga yang menyebabkan sejumlah media digital lokal saat ini ada kenaikan trafik hingga 200 persen," kata Suwarjono.
Dijelaskan Suwarjono, selain membentuk tim organik untuk berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di daerah-daerah, Suara.com juga akan menggandeng komunitas serta mengedukasi kelompok-kelompok masyarakat untuk menjadi jurnalis warga. "Literasi publik penting untuk membangun konten yang informatif dan bisa dipertanggungjawabkan ini penting, agar konten digital kita makin sehat," kata dia.
Untuk kebutuhan pengembangan di 14 provinsi ini, sejumlah langkah pun telah dan sedang dilakukan Suara.com, mulai dari merekrut sejumlah reporter, kontributor, hingga redaktur di sejumlah daerah, sekaligus merancang pengelolaan konten-konten lokal. Perseroan juga tengah menyiapkan kantor untuk memulai operasional di sejumlah ibu kota provinsi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI