Scroll untuk membaca artikel
Rima Sekarani Imamun Nissa
Senin, 07 September 2020 | 06:34 WIB
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Pemberian ASI eksklusif, mencuci tangan, akses air bersih, sanitasi, dan kebersihan dapat membantu mencegah penyakit rotavirus. Hanya saja, semua itu mungkin tidak cukup. Sebab, virus ini dapat bertahan hingga 2 bulan di luar tubuh manusia dan menyebar dari orang ke orang atau melalui permukaan yang terkontaminasi, termasuk mainan.

Disinfeksi kimia mungkin bisa menghambat penyebaran rotavirus. Meski begitu, orangtua harus memperhatikan jenis atau kandungan disinfektan yang digunakan dan permukaan apa saja yang bisa diberi disinfektan.

Selain itu, penggunaan disinfektan juga harus mempertimbangkan keamanannya bagi kesehatan manusia dan lingkungan, kompatibilitas dengan permukaan yang akan didisinfeksi, penyimpanan dan aplikasi, serta rentang kemampuannya membunuh kuman atau virus.

Adakah cara lain untuk mencegah infeksi Rotavirus pada anak?

Baca Juga: Ingin Tingkatkan Kekebalan Tubuh? Asupan 4 Vitamin ini Bisa Jadi Solusi

Sebagian besar kasus infeksi rotavirus terjadi sebelum usia 1 tahun. Si kecil memang dilahirkan dengan sistem kekebalan yang dapat melawan sebagian besar kuman tapi ada beberapa penyakit mematikan yang tidak bisa mereka tangani. Itu sebabnya mereka membutuhkan vaksin untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi anak diare. (Shutterstock)

Sebuah survei menunjukkan bahwa 92% bayi yang dirawat di rumah sakit karena infeksi rotavirus belum pernah divaksinasi dan kebanyakan orang tua tidak mengetahui tentang vaksinasi rotavirus.

WHO menyebutkan vaksin rotavirus diberikan secara oral, tidak disuntikkan. Jadi, orangtua tidak perlu cemas anak-anak bakal ketakutan menghadapi jarum suntik.

Seperti pemberian vaksin lain, orangtua disarankan berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan profesional untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kapan waktu yang tepat untuk melakukan vaksin, jenis vaksin, dosis, dan tata cara pemberian vaksin, serta informasi lainnya mengenai vaksin rotavirus.

Baca Juga: Mual-Muntah dan Diare, Waspadai Gejala Virus Corona

Load More