SuaraJogja.id - Mahasiswa Program Studi Biologi UIN Sunan Kalijaga, Fahrul Nurkolis, berhasil menjadi delegasi termuda dalam ajang 12th Nordic Nutrition Conference. Dalam acara tersebut, Fahrul akan memaparkan hasil penelitiannya mengenai kandungan gula dalam mangga sebagai alternatif antidiabetes mellitus.
Penelitian Fahrul berjudul "Mango Sugar Rich in Antioxidants and Polyphenols : A Potency for Developing Functional Sugar Prospective for Antidiabetic". Ia memiliki ide untuk mengembangkan penelitian tersebut sejak masih duduk di bangku SMA.
Saat masih menyandang gelar siswa SMA 2 Mejayan, Fahrul pernah mengamati fenomena di sekitar sekolahnya. Ia melihat banyaknya buah mangga yang busuk dan berserakan serta tidak termanfaatkan.
"Mangga kan manis, tapi kenapa begitu terbuang sia-sia?" ujar Fahrul mengutarakan pemikirannya dulu.
Melihat fenomena itu, Fahrul kemudian berdiskusi dengan guru biologinya. Setelah melakukan studi literatur, ia mengetahui bahwa mangga mengandung senyawa polifenol dan tinggi antioksidan.
Oleh karena itu, Fahrul lantas melakukan uji coba untuk menemukan kandungan gula yang berasal dari buah mangga jenis Gandung untuk diubah menjadi gula alternatif antidiabetes mellitus.
Saat itu, Fahrul mengaplikasikannya dalam bentuk esai yang diikutsertakan dalam beberapa kompetisi di FKKMK UGM dan UNEJ.
Ia berhasil meraih posisi 5 besar. Prestasi tersebut terus Fahrul kembangkan dalam dunia penelitian.
Pemuda yang bercita-cita menjadi profesor muda ini lantas melanjutkan penelitiannya dengan memanfaatkan Laboratorium Terpadu di Fakultas Sains dan teknologi UIN Sunan Kalijaga.
Baca Juga: Merantau dari Sleman ke Jepang, Sosok Rinaldi Harley Wismanu bagi Tetangga
Ia melakukan uji laboratorium terhadap kadar gula dalam mangga meliputi uji kadar polifenol, vitamin C, dan antioksidan serta kadar air dan kadar abu.
Di bawah bimbingan Kepala Laboratorium Biologi UIN Sunan Kalijaga Isma Kurniatanty, hasil penelitian itu ia tulis dalam sebuah artikel. Setelah melalui beragam evaluasi dan revisi, usahanya akhirnya membuahkan hasil manis.
Fahrul berhasil menjadi delegasi termuda dari Indonesia untuk mengikuti ajang 12 th Nordic Nutrition Conference di Finlandia. Dia berkesempatan untuk memaparkan hasil penelitiannya di depan profesor dari berbagai universitas ternama di dunia.
"Semoga pemerintah dan kementerian kesehatan bisa membantu mengembangkan inovasi gula mangga sebagai gula alternatif anti diabetes melitus ini," terang Fahrul.
Dengan masih tingginya prevalensi diabetes melitus di Indonesia, ia berharap, hasil penelitiannya ini akan membawa banyak manfaat untuk masyarakat.
Selain itu, Fahrul juga berharap agar karyanya ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya untuk meningkatkan indeks inovasi Indonesia di kancah internasional.
Berita Terkait
-
Frustrasi Diabetes, Warga Kabupaten Tangerang Akhiri Hidup dengan Tragis
-
Diduga Frustasi Penyakit Diabetes, Warga Soler Nekat Gantung Diri
-
Dua Tersangka Korupsi UIN Sumut Mangkir Dipanggil Polisi
-
Studi: Bakteri Jadi Alasan Keparahan Diabetes dan Obesitas Akibat Covid-19
-
Berbahaya, Kenali Gejala Kadar Gula Darah Rendah dan Cara Mengatasinya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai