"Iya. Karena bekal gue waktu kecil dulu, malaikat izrail ketika mencabut nyawa seseorang, dia akan menyerupai seperti kelakuan manusianya," papar Alfie Alfandy.
"Kalau dia orang baik, saleh, dia mungkin akan berbentuk tampan, rupawan. Sebaliknya, jika yang dicabut (nyawa) ahli maksiat, maka akan berupa yang sangat menyeramkan," imbuhnya.
Bayangan itu dilihat sebanyak empat kali oleh Alfie Alfandy. Sosoknya muncul, kemudian hilang dan sesaat ada lagi di hadapan Alfie Alfandy.
Di sana, ia berdoa pada sang Khalik, "Ya Allah, tolong jangan sekarang. Bokap belum menginjakkan Tanah Suci ya Allah."
Tak berselang lama, sang papa kemudian menghubungi Alfie Alfandy. Ia yang sudah mengetahui kondisi sang putra cepat-cepat menyuruhnya teman-teman Alfie membeli sesuatu.
"Jadi kebetulan bokap pernah di farmasi, jadi dia suruh beli ini itu. Sampai akhirnya terselamatkanlah gue di hari itu," tutur Alfie Afandy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga