SuaraJogja.id - Kecelakaan tunggal dialami oleh seorang pemotor bernama Sukardi (56) di Jembatan Gantung Nambangan, Dusun Nangsri, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul pada Selasa (29/9/2020).
Nahas, nyawa warga Dusun Dukuh RT 002, Desa Seloharjo, Pundong tersebut tidak terselamatkan.
"Benar tadi pagi ada kecelakaan tunggal di Jembatan Gantung, Dusun Nangsri," kata Kapolsek Pundong Haryanto saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (29/9/2020).
Haryanto menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Laka tunggal tersebut melibatkan Sukardi, yang menunggangi sepeda motor Honda Supra 125 dengan nomor polisi AA 4194 WG.
Ia menuturkan, kronologi kejadian tersebut bermula saat pengendara sepeda motor melaju dari arah selatan menuju ke utara.
Sesampainya di bibir jembatan gantung, pengendara kehilangan keseimbangan dan tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya.
"Akibatnya pengendara tersebut terpeleset dan jatuh ke bawah sungai yang sedang tidak ada airnya, kurang lebih ketinggian 10 meter," ucapnya.
Haryanto menyampaikan, korban mengalami luka berat. Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Panembahan Senopati untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.
"Setelah sempat diperiksa oleh tim medis beberapa saat, tetapi akhirnya korban tak terselamatkan," katanya.
Baca Juga: Tabrak Lari hingga Korban Tewas Tak Pernah Terungkap, Ini Kata Polda DIY
Selanjutnya, jenazah korban langsung diberikan kepada pihak keluarga untuk langsung dimakamkan di pemakaman umum Dusun Dukuh, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul.
Berita Terkait
-
Tabrak Lari hingga Korban Tewas Tak Pernah Terungkap, Ini Kata Polda DIY
-
Brak!! Dibonceng Paman Pakai Motor Tabrak Truk, Ponakan Meninggal
-
Kadar Karbon Monoksida Tinggi, 16 Penambang Batu Bara di China Tewas
-
Ajal Menjemput, Susi Susanti Tewas Dilindas Truk
-
Brakk! Kecelakaan Maut di Jember, Sekeluarga Tewas Ditabrak Mobil Boks
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih
-
Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat
-
Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih