SuaraJogja.id - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang turut dalam penanganan COVID-19 saat ini tengah turut mengembangkan antiserum bagi pasien positif COVID-19.
"Dalam riset, kami mengembangkan antiserum untuk melemahkan atau mensterilkan virus dengan menggunakan iradiasi gamma. Ini masih dalam proses dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional," papar Kepala Batan, Anhar Riza Antariksawan disela wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) Batan, Rabu (07/10/2020).
Menurut Anhar, iradiasi gamma dilakukan untuk mensterilisasi serum atau plasma konvaselen dan antiserumImmunoglobulin Y (IgY) untuk penanganan COVID-19.
Dalam riset tersebut, kandidat vaksin yang siap ditaruh di raditor untuk disinari gamma. Penyinaran untuk mengetahui sejauh mana iradiasi mampu melemahkan virus.
Serum atau plasma konvaselen dan antiserum IgY tersebut bermanfaat sebagai imunisasi pasif pasien positif COVID-19. Imunisasi tersebut akan dapat mempercepat proses penyembuhan pasien. Dengan demikian akan semakin banyak kasus sembuh dari virus tersebut corona tersebut.
"Kita optimalisasi dosis sinar gamma yang efektif untuk menonaktifkan virus tanpa mempengaruhi komponen antigennya," jelasnya.
Sementara Ketua STTN Batan, Edy Giri Rachman Putra mengungkapkan, dosen mereka juga mengembangkan ventilator bagi pasien COVID-19. Ventilator yang dibuat memiliki kelebihan dibandingkan yang tersedia saat ini.
Menggunakan teknologi di ruang kontrol, satu ventilator bisa digunakan lebih dari satu pasien COVID-19. Dengan demikian akan semakin banyak pasien dengan gejala COVID-19 yang berat bisa tertolong.
"Di satu ruang kontrol, ventilator yang dikembangkan dosen kami bisa digunakan untuk banyak pasien," imbuhnya.
Baca Juga: Pelanggar Protokol di DIY Meroket, 90 Persen Merupakan Warga Luar Jogja
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru