"Kalau pekerjaannya berat, byk angkat berat, jalan jauh, bolak balik terus tiap hari, kerusakan sendi akan terjadi lebih cepat, ibarat mesin dipake terus bebannya berat akan lebih cpt rusak yekan," ujar Asa.
Hal ketiga yang mempercepat pengapuran tulang ialah kondisi obesitas.
"Kondisi obesitas menurut penelitian sangat mempercepat kondisi kerusakan sendi2 di tubuh kita, di luar itu jg beresiko jauh lebih tinggi utk kejadian peny2 vaskular/pembuluh darah seperti stroke, serangan jantung, dsb @fspadana," jelas dia.
Selanjutnya, ia menjelaskan pula terkait penanganan kasus berat Osteoarthritis, yaitu dengan Operasi Total Knee Replacement (TKR) atau penggantian sendi lutut.
"TKR dilakukan pada pasien yang kerusakan sendinya sudah sangat parah, dengan obat sudah tdk bisa mengurangi nyeri lututnya, atau kadang karena terlalu byk obat sdh sampai muncul komplikasi akibat efek samping obat (pendarahan lambung, dsb)," cuitnya.
Ia juga menjelaskan bahwa prosedur TKR ini sudah sering dilakukan di Amerika. Untuk di Indonesia sendiri, TKR termasuk prosedur operasi yang cukup mewah, minimal memerlukan biaya Rp50-60 juta.
"Soo kesimpulanya, meskipun kita semua akan kena penyakit ini, tp pd org2 tertentu akan terkena jauh lbh cepat, terutama org dgn patah tlg dkt sendi, org dgn obesitas, dan org dgn pekerjaan yg sgt berat bertahun, kalo uda mulai sakit periksa ya k dokter," tambahnya.
Pada akhir utasnya, ia juga mengungkapkan terkait dengan apakah olahraga lari bisa mempercepat kerusakan lutut.
"Dari penelitian, low impact exrcise malah bersifat protektif ke tulang rawan lutut ASALKAN BB TDK OBESE. kalau obese, akan mempercepat kerusakan lutut," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Manfaat Jahe untuk Kesehatan
Utas yang mengedukasi ini pun menuai berbagai macam respons dari warganet.
"Thanks threadnya, Mas Asa," tulis akun @Arcane_Bean.
"Hai dok, saya fisioterapis :) saya banyak sekali menangani pasien OA seperti yg dokter jelaskan," ujar akun @agrifadila15.
Selain itu, akun @RatulangiSamy juga turut berkomentar, "Keren dok, makasih sangat bermanfaat."
Reporter: Dita Alvinasari
Berita Terkait
-
5 Manfaat Jahe untuk Kesehatan
-
Punya Banyak Manfaat, Kunyit Bisa Redakan Nyeri Radang Sendi Lutut!
-
Studi: Kunyit Bisa Redakan Nyeri Lutut akibat Osteoarthritis
-
Terdengar Mirip, Ini Beda Cara Mengatasi Osteoporosis dan OsteoArhritis
-
Memijat Jari hingga Bunyi 'Kretek', Berbahayakah? Pakar Beberkan Faktanya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru