Ujaran lantang untuk mengkritik pemerintah terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja terus diutarakan Rocky Gerung di Mata Najwa. Ia pun dengan berani menggunakan istilah "kleptokrat" alias pihak-pihak yang terlibat dalam kleptokrasi atau "pemerintahan para pencuri".
"UU ini adalah pesanan sekelompok orang yang punya uang. Pemerintah terpaksa terima karena dia dapat ijon duluan. Dan itu dinikmati kleptokrat," tegasnya.
5. Tak menanggapi bunyi-bunyian
Irma Suryani Chaniago, yang turut dihadirkan secara virtual dalam Mata Najwa, juga mendapat cemoohan langsung dari Rocky Gerung.
Saat itu Irma memperingatkan Rocky Gerung dan Feri Amsari supaya tak menyebut Jokowi represif karena menurut dia, dibandingkan dengan zaman Soeharto, posisi Rocky Gerung dan Feri Amsari masih aman.
"Begini Nana, kalau di zaman Soeharto, orang seperti Rocky ini sudah hilang. Orang seperti Feri sudah hilang, udah enggak ada itu. Sudah dimarjinalkan seperti orang berdua ini," tukas Irma.
Namun saat diminta menanggapi ucapan Irma, Rocky Gerung justru melontarkan ucapan satire.
"Saya menanggapi pikiran, bukan bunyian-bunyian. Itu tadi kan suara aja, pikirannya kan gak ada, apa yang mau ditanggapi?" jawabnya.
Baca Juga: Alasan Rocky Gerung Beri Nilai A Minus untuk Jokowi - Maruf Amin
Berita Terkait
-
Alasan Rocky Gerung Beri Nilai A Minus untuk Jokowi - Maruf Amin
-
Sebut Pemerintah Buta Lingkungan, Rocky: Rakyat Papua Sudah Diajak Bicara?
-
Bikin Najwa Heran, Rocky Gerung Beri Nilai A Minus Buat Jokowi - Maruf
-
Rocky Gerung Ungkap Keahlian Gus Dur yang Tak Dimiliki Presiden Lain
-
Setahun Jokowi - Maruf, Fadli Zon: Banyak Kemunduran
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja