SuaraJogja.id - Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mencatat adanya lonjakan penumpang selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 kemarin.
Tak tanggung-tanggung, kenaikan jumlah penumpang tersebut mencapai 100 persen dibanding hari biasa selama pandemi Covid-19.
Hal ini disampaikan langsung oleh PTS General Manager (GM) YIA, PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama. kepada media, Pandu menyebut, ada kenaikan cukup signifikan dalam lima hari libur kemarin.
"Dari jumlah yang biasanya paling besar itu 4.000 penumpang pada tanggal 28 Oktober kemarin bisa sampai 6.256 penumpang atau sekitar naik sekitar 40 persen," ujar Pandu, Senin (2/11/2020).
Ia mengatakan, kenaikan jumlah penumpang di Bandara YIA didominasi oleh kedatangan. Tercatat hampir 4.000 lebih penumpang sendiri berasal dari kedatangan sedangkan sisanya dari keberangkatan.
Sementara, pada tanggal 1 November kemarin yang masih terus didominasi oleh penumpang keberangkatan. Awal bulan memang diprediksi jadi arus balik. Tercatat ada 8.013 penumpang yang berangkat dari Bandara YIA.
"Ada paling banyak total 22 flight ke Jakarta. Kalau sudah mencapai angka 8.000 berarti kenaikannya 100 persen dibandingkan selama pandemi Covid-19 atau hari normal biasanya," ungkapnya.
Pandu menuturkan, kebijakan pemerintah saat ini memberi angin segar bagi masyarakat yang hendak berlibur selama libur panjang beberapa hari lalu.
Kendati begitu pihaknya tidak lepas untuk selalu mengimbau semua pengguna jasa bandar udara taat protokol kesehatan.
Baca Juga: Usai Libur Panjang, Enam Pegawai Kelurahan Manyaran Positif Covid-19
"Liburan atau berwisata itu boleh saja, tapi tetap harus selalu melakukan protokol kesehatan. Itu juga sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru," ucapnya.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, PT. Angkasa Pura I sudah menyiapkan protokol kesehatan (prokes) yang cukup lengkap di Bandara YIA. Protokol kesehatan di bandara itu tersedia mulai dari pintu masuk bandara hingga saat penumpang akan meninggalkan bandara.
Setiap penumpang diwajibkan untuk selalu mengenakan masker, tidak hanya penumpang saja, bahkan mitra bandara dan petugas juga wajib menggunakan masker. Selain itu, physical distancing atau jaga jarak juga diberlakukan di seluruh area bandara tersebut.
Calon penumpang juga diwajibkan melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai syarat jika hendak melakukan penerbangan. Berkas utama yang wajib dibawa calon penumpang adalah surat kesehatan bebas Covid-19 yang secara resmi dikeluarkan oleh instansi kesehatan terkait.
"Protokol kesehatan di Bandara YIA saat sedang ramai pun kita selalu jalankan dengan sangat ketat. Sehingga kita jamin keamanan dan kenyamanan penumpang bisa terus terpupuk hingga rasa yakin untuk mengakses bandara ini terus terbentuk," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Warga Jakarta Merasa Sakit Usai Liburan Harap Segera Lapor
-
Usai Libur Panjang, Enam Pegawai Kelurahan Manyaran Positif Covid-19
-
Berkontak dengan Orang Positif Covid-19, Direktur WHO Karantina Mandiri
-
408 Wisatawan Reaktif Covid-19, Dinkes Jabar: Kebanyakan Warga Jakarta
-
China Klaim Vaksin Covid-19 Aman Bagi Manusia, Apa Buktinya?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Permudah Akses Uang Tunai, BRI dan GoPay Luncurkan Layanan Cardless Withdrawal
-
Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Jangan Sampai Menghukum Orang yang Tak Berdosa
-
Wacana WFA ASN untuk Efisiensi BBM Mengemuka, Pemda DIY Pertanyakan Efektivitas Kerja
-
Pledoi Sri Purnomo: Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Persekongkolan dan Keuntungan Pribadi
-
Pameran Kuliner dan Kemasan Skala Internasional Siap Digelar di Jogja, Dorong Standardisasi Mutu