SuaraJogja.id - Pelanggan pijat refleksi rupanya cenderung didominasi para pria, khususnya bapak-bapak. Mereka lebih sering melakukannya ketimbang perempuan.
Hal tersebut diungkapkan owner de WAVE cabang Hartono Mall Yogyakarta, Winny Krisna, saat dijumpai pada Jumat (6/11/2020).
"Pengunjung yang paling sering datang di de WAVE cabang Hartono Mall adalah bapak-bapak," kata Winny.
Ditanya alasannya, jawaban Winny lumayan menarik. Menurut dia, ada peran para istri di balik kebiasaan itu.
"Mungkin karena sembari menunggu istrinya belanja ya," ucap Winny.
Pijat refleksi sendiri merupakan alternatif untuk meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi. Seperti yang diketahui, menjaga imunitas menjadi salah satu kunci penting dalam melindungi diri dari paparan Covid-19.
Winny mengungkapkan, de WAVE siap melayani masyarakat di tengah pandemi dengan menggunakan metode pijat Thailand yang fokus pada titik-titik syaraf tubuh.
Pijatan inilah yang akan membuat tubuh menjadi rileks dan peredaran darah lebih lancar. Tentunya, hal ini akan membuat tubuh lebih fit.
"Tubuh yang relaks dapat meningkatkan imun tubuh. Kalau imun bagus, kan, nggak gampang sakit," ujar Winny.
Baca Juga: Libur Panjang, Pengunjung Rest Area Tol Sepanjang Jateng Mesti Rapid Test
Selama terapi, de WAVE juga menyalakan aroma therapy sesuai keinginan pelanggan. Tersedia lima pilihan aroma therapy, di antaranya eucalyptus, lavender, lemongrass, dan peppermint. Favorit pelanggan adalah lavender dan peppermint.
Aroma therapy bermanfaat memperbaiki suasana hati karena dapat merangsang saraf hidung dan otak untuk memproduksi senyawa serotonin. Alhasil, pengunjung pun dapat lebih rileks.
Terapis yang bertugas juga disesuaikan dengan gender pengunjung. Jadi, pengunjung laki-laki akan ditangani oleh terapis pria. Pengunjung wanita juga akan bertemu dengan terapis wanita.
Meski begitu, bila ada permintaan khusus untuk melakukan pijat beda gender, de WAVE masih bisa memfasilitasi. Namun, dengan catatan tak boleh di dalam kamar.
Harga yang dibanderol untuk pijat refleksi di de WAVE lumayan terjangkau, mulai dari Rp55 ribu sampai Rp200 ribu saja. Biaya tersebut tergantung dari durasi pijat dan bagian tubuh mana yang akan direfleksi.
De WAVE juga menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat, mulai dari mewajibkan pengunjung memakai masker, cek suhu tubuh, dan terapis yang menggunakan face shield serta masker. Jarak kursinya pun diatur tak berdekatan dengan diberi jeda satu kursi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda