Diberitakan sebelumnya, aksi pembakaran ini dilakukan pelaku terhadap korban pada 5 September 2020 silam. Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya usai bekerja di TPA Sampah, tetapi lalu dicegat di tengah jalan oleh pelaku. Pelaku tampaknya sudah menunggu di lokasi kejadian. Saat korban melintas, pelaku menghentikan, menyiram bensin, dan membakarnya.
Usai membakar korban, pelaku kabur, sedangkan korban meminta tolong warga. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Wates karena mengalami luka bakar hingga setengah tubuhnya. Polisi yang melakukan penyelidikan lalu menetapkan tersangka dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sebelumnya tersangka sempat kabur ke Magelang, Yogyakarta, Gunungkidul, dan beberapa daerah lain. Lantaran kehabisan uang, dia kembali ke Kulon Progo dan diamankan polisi.
Korban sendiri akhirnya meninggal di RSUD Wates pada 17 Oktober dan telah dimakamkan. Polisi baru menangkap pelaku pada 29 Oktober di Pasar Cikli Temon, Kulon Progo.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Studi Buktikan Cuaca Dingin dan Vitamin A Bisa Percepat Pembakaran Lemak
-
Bakar Gereja Bersejarah agar Terkenal, Anggota Band Metal Dibui 25 Tahun
-
Tolak Gugurkan Kandungan, Ellen Dibakar Hidup-hidup oleh Pacarnya
-
Gegara Video Narasi TV, Guru Besar Universitas Airlangga Banjir Cibiran
-
Dituduh Plagiat, Ini Alasan Staf Ahli Kominfo Unggah Video Narasi TV
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG