SuaraJogja.id - Sebuah kecelakaan antara dua mobil dan salah satu pengendara motor terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di depan Puskesmas Piyungan, Pedukuhan Payak Kulon, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Dua mobil yang salah satunya dikendarai aparat kepolisian bertabrakan hingga menimbulkan korban patah tulang paha.
Kapolsek Piyungan Kompol Suraji menjelaskan bahwa peristiwa adu banteng tersebut terjadi pada Selasa (10/11/2020) pukul 15.45 WIB.
"Benar terjadi kecelakaan antara dua mobil dan satu motor. Kejadian tersebut langsung ditangani oleh unit laka lantas," ujar Suraji, dihubungi SuaraJogja.id, Rabu (11/11/2020).
Ia menjelaskan, satu dari dua mobil yang terlibat kecelakaan dikendarai oleh seorang mahasiswa bernama Mudarrisul Hafis (25) dengan mobil Toyota Avanza berpelat nomor AB 1686 EJ, sedangkan mobil lainnya, Toyota Avanza berpelat nomor AB 1827 IJ, dikendarai aparat bernama Sugiyantara (47).
"Satu pengendara motor ikut terlibat dalam kecelakaan yang dikendarai oleh Kartini, perempuan asal Gunungkidul berusia 44 tahun," jelas Suraji.
Ia menerangkan, awal mula kecelakaan terjadi saat mobil yang dikendarai Mudarrisul Hafis melaju dari arah timur ke barat. Di depan Puskesmas Payak, ia berniat menyalip kendaraan yang ada di depannya.
"Dari arah berlawanan melaju mobil berplat nomor AB 1827 IJ. Karena kedua kendaraan terlalu dekat, mereka tak bisa menghindar sehingga terjadi kecelakaan," ujar dia.
Tak berhenti di sana, sepeda motor berplat nomor AB 2086 PH yang dikendarai Kartini terpaksa menabrak mobil yang dikendarai Sugiyantara yang lebih dulu terlibat kecelakaan.
"Pengendara motor ini berada di belakangnya. Karena tak bisa menghindar juga, pengendara menabrak bagian belakang mobil dan terjatuh," jelas dia.
Baca Juga: Parkir di Pekarangan Rumah, Mobil Ini Malah Jadi Ringsek, Ceritanya Nyesek
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara atas nama Mudarrisul mengalami sesak napas, pusing, dan mual. Korban dilarikan ke Puskesmas Payak. Sementara, korban bernama Sugiyantara mengalami patah tulang paha kanan dan dilarikan ke Puskesmas Piyungan.
Sementara korban pengendara motor mengalami luka di bagian punggung dan dilarikan ke RS Khusus Bedah, Bantul.
Disinggung apakah ada kelalaian dari para pengendara, Suraji belum bisa memastikan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan itu.
Suraji menambahkan, lokasi Jalan Jogja-Wonosari selalu ramai menjelang sore hari. Pihaknya mengimbau agar pengendara lebih waspada ketika melintas pada pukul 14.00-18.00 wib.
"Jika sore hari lokasi ini selalu ramai pengendara. Baik mobil dan motor, oleh sebab itu, kewaspadaan harus diutamakan," ujar dia
Atas insiden tersebut, Suraji mengatakan, kerugian materi mencapai Rp10 juta. Kedua mobil mengalami ringsek di bemper bagian depan, sementara kendaraan motor mengalami ban depan penyok.
Berita Terkait
-
Parkir di Pekarangan Rumah, Mobil Ini Malah Jadi Ringsek, Ceritanya Nyesek
-
Akses Jalan Kampung Makan Korban, Warga Kralas Minta Dibuatkan Polisi Tidur
-
Tak Cuma Sekali, Kecelakaan di Simpang Empat Canden Sudah Terjadi 3 Kali
-
Kecelakaan Maut di Serpong, Mobil Tabrak Pejalan Kaki Hingga Gerobak Nasi
-
Oleng, Avanza Tabrak Gerobak Nasi Goreng dan Pejalan kaki di Serpong
Terpopuler
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan