"Udah lama sih," jawab satpam itu.
Akhirnya Kirandika hanya meminta maaf karena dirinya tidak tahu menahu mengenai kebijakan tersebut.
Karena masih penasaran mengenai kebijakan itu, Kirandika pun mencoba menanyakan lagi ke pihak satpam yang berbeda.
Namun, Kirandika mendapatkan jawaban yang sama yaitu harus membayar Rp 3 juta per jam untuk pembuatan konten video.
Satpam kedua menerangkan memang sudah ada kebijakan dari pengelola. Kalau hanya foto-foto tidak dipungut biaya sama sekali.
"Prewd atau prewedding kayak gitu bayar juga, pokoknya video yang sudah diupload di youtube itu ada izin resminya," ujar satpam kedua ini.
Sorotan Netizen
Unggahan video yang sudah ditonton 6.291 kali dan 82 like mendapat sorotan dari netizen di kolom komentar.
Salah satu netizen dengan channel Joe Joe memberikan komentar agar pihak Lawang Sewu memyampaikan kebijakan itu kepada masyarkat.
Baca Juga: Ke Semarang Jangan Cuma Makan Lumpia, Ini 5 Kuliner Khas Kota Atlas
"Pungli ini kayaknya kalo pihak terkait tidak memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat publik tentunya," tulisnya.
Ada juga netizen yang meminta bantuan ke Hendrar Prihadi dan dinas terkait untuk mengusut kebijakan itu.
"Tolong pak hendi dan dinas terkait kejadian tersebut usut tuntas sampai ke akar-akarnya. apa itu benar, kejadian tersebut," jelas Channel DavidSmg
"Bang saya udah lihat dan sudah saya share ke rekan Dinas di Provinsi semoga segera ketemu kejelasannya.. kalok memang oknum sungguh sayang sekali," timpal channel PROFIT MARDIKHUDA
Sedangkan netizen channel Bayu Ramli Tarigan menyampaikan kritikan yang Anda buat semoga bisa terdengar oleh pihak manajemen Lawang Sewu.
"Kreatif... membuat judul yang bikin menarik orang lain untuk melihatnya, tapi kenyataannya memang begitu sih, memang harus ada perizinan dan tarifnya. Soal tarif itu saya kurang mengetahui tetapi apapun itu jika sudah peraturan harus ditaati," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tembok Ambruk Tewaskan 4 Orang, Hotel Awann Sewu Tak Jauh dari Lawang Sewu
-
Wisata Sejarah, Ini Fakta Unik di Balik Bangunan Lawang Sewu Semarang
-
Pernah Disambangi Turis Kapal Pesiar MV Colombus, Lawang Sewu Lockdown
-
Lawang Sewu Tak Lagi Horor Berkat Karya Desain Mahasiswi Ini
-
Kunjungi Lawang Sewu, Iriana Jokowi Kesengsem Kaca Patri Kuno
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa
-
BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG
-
BRI Berikan Privilege Nonton Eksklusif Buy 1 Get 2 Ticket di The Premiere Cinema XXI
-
BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private
-
161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya