SuaraJogja.id - Hartono Mall Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-5 pada Jumat (20/11/2020) kemarin. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini dilaksanakan secara sederhana di Barak Pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, DIY.
Ulang tahun Hartono Mall Yogyakarta biasanya digelar dengan perayaan besar dalam bentuk Jogja Fashion Week serta menghadirkan hiburan penyanyi nasional. Namun di tengah pandemi, tahun ini pihak manajemen memilih untuk mengadakan syukuran sederhana sekaligus berbagi kebahagiaan dengan para pengungsi Gunung Merapi di Glagaharjo.
"Pandemi boleh saja belum berakhir, dan saat ini kita masih harus menjaga jarak. Namun kita harus tetap semangat menghadapi situasi seperti ini dan saling memperhatikan satu sama lain. Untuk itulah, di momen bahagia ini, kami memilih merayakan ulang tahun Hartono Mall Yogyakarta yang ke-5 bersama saudara- saudara kita yang berada di Barak Pengungsian Merapi, Glagaharjo, Cangkringan. Dengan tema 'Sharing is Caring Hartono Mall Peduli Merapi'," ujar Dian Widiyanti selaku General Manager Hartono Mall Yogyakarta, dalam rilis yang diterima Suara.com.
Barak Pengungsian Glagaharjo saat ini telah menampung sekitar 250 pengungsi, mulai dari bayi, balita, ibu hamil, ibu rumah tangga hingga para lansia.
Beberapa bantuan yang diberikan Hartono Mall Yogyakarta untuk para pengungsi antara lain beras 1.500 kg, mi instan 2.500 bungkus, air mineral 5.000 botol, masker Centurion 5.000 pcs, biskuit Khong Guan 250 kaleng, hand sanitizer 150 liter, serta karpet 150 meter.
"Bukan kebetulan, jumlah yang diberikan semuanya identik dengan kelipatan 5, sesuai dengan perayaan Hartono Mall Yogyakarta yang ke-5," kata Dian.
Selain bantuan logistik, Hartono Mall Yogyakarta juga memberikan sejumlah perlengkapan mainan dan olahraga, seperti raket badminton, bola, tali skipping, papan catur, dan lain-lain. Harapannya, semua itu bisa menemani aktivitas olahraga anak-anak maupun orang dewasa yang tinggal di barak pengungsian.
Maestro Tari Indonesia Didik Nini Thowok turut bergabung pada kesempatan tersebut untuk menghibur para pengungsi dengan tarian yang atraktif dan hiburan seni lainnya.
Harapannya, semua bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban para pengungsi maupun para relawan.
Baca Juga: Super Hero Hibur Anak di Pengungsian Merapi
"Tak lupa, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada customer setia Hartono Mall Yogyakarta yang tergabung di dalam Premiere Membercard yang terus mendukung dan mempercayakan kami sebagai salah satu tempat belanja favorit di kota Yogyakarta."
"Dan sebagai bentuk apresiasi kami kepada pemegang Premiere Membercard, kami memberikan Special Gift Amazing 5th Birthday berupa boneka beruang yang lucu dan unik yang bisa didapatkan dengan harga hanya Rp 50.000,- atau Premiere Membercard bisa mendapatkan secara gratis. Persediaan terbatas hanya untuk 50 boneka, untuk info lebih lanjut hubungi Customer Service kami di Ground Floor," tutur Dian menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis