SuaraJogja.id - Penyanyi Ashanty membagikan kisah pertemuannya dengan gadis Sumba bernama Yesty. Sebelumnya Ashanty bercerita bahwa ia sudah tiga kali berkunjung ke wilayah Sumba, dan Yesty adalah salah satu alasan Ashanty beberapa kali pergi ke sana.
Dalam unggahannya di Instagram @ashanty_ash, istri Anang Hermansyah ini menceritakan kisah pertemuannya dengan gadis yang tengah tumbuh remaja tersebut. Ibu empat anak ini menyampaikan bahwa ia bertemu dengan Yesty lima tahun lalu melalui pesan singkat yang dikirimkan seorang penggemar di akun Instagram-nya.
Lima tahun yang lalu, ibu sambung dari Aurel dan Azriel ini menerima pesan langsung dari seorang wanita bernama Amel. Disebutkan ada seorang anak perempuan bernama Yesti yang tinggal di gunung dan tidak tahu apa-apa sama sekali.
Yesty mengalami sakit mata yang sangat parah, sehingga tidak bisa melihat dengan baik.
"Dulu kita belum bikin youtube thehermansyah. Tapi rekaman dikit-dikit ada kalau mau lihat kalian bisa lihat di video baru kita," tulis Ashanty dalam keterangannya.
Setelah menerima pesan itu, Ashanty kemudian mengajak Yesty ke Jakarta. Di sana, anak gadis itu menjalani perawatan selama 6 bulan dan dua kali operasi serta beberapa perawatan lainnya sampai akhirnya Yesty bisa sembuh total dari penyakit yang menyerang indra penglihatannya tersebut dan juga sudah tertutup rapat.
Ashanty menyebutkan, akan jadi panjang ceritanya jika harus menyertakan kisah bagaimana dulu Yesty tidak bisa melihat lampu. Saat diajak ke Jakarta, wajah Yesti tampak kaget, bingung, dan bahagia.
Beruntung, saat kembali berkunjung ke Sumba, Ashanty bisa bertemu lagi dengan gadis yang pernah ia bantu menjalani perawatan hingga sembuh.
Terakhir kali bertemu tiga tahun yang lalu, saat Ashanty singgah di Sumba. Diceritakan bahwa sosok Yesty saat ini sudah berubah menjadi gadis yang ceria, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketika Yesty masih sangat pendiam. Ashanty berharap agar gadis itu bisa selalu sehat dan tumbuh jadi anak yang hebat dan sukses.
Baca Juga: Lewat Program JKN - KIS, Utiatul Laili Jalani Pengobatan Sakit Perutnya
Sejak diunggah pada Senin (7/12/2020), ungkapan hati Ashanty mengenai gadis Sumba itu sudah disukai lebih dari 100 ribu kali.
Ada banyak komentar yang ditinggalkan warganet. Banyak yang ikut bangga dengan kebaikan Ashanty, mau membantu Yesti menjalani perawatan di Jakarta, dan masih mengingatnya hingga saat ini.
"MasyaAllah hatimu luar biasa mulia bunda," tulis akun @ichaannisafaradila.
"Masyaallah Bunda. Kembali dibuat terharu dengan cerita kebaikan bunda dan keluarga menolong kepada yang membutuhkan," komentar akun @prasrayarasyid.
"Bunda merubah dunia seseorang jadi indah, semoga bunda selalu sehat panjang umur bahagia banyak rejeki," tanggapan akun @inanurasri.
Sementara akun @bernikaturnip82 mengatakan, "Apa yang kau tabur bunda sayang PASTI akan kau tuai berlipat kali ganda."
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu
-
Bukan Sekadar Spot Foto, Ini Realita Pahit Penyandang Disabilitas Saat Berwisata ke Tamansari
-
Jogja Mulai Kembangkan KKMP, Wamira Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Warga dan Penekan Harga Pokok
-
Edwin Hadirkan Horor Industrial, 'Monster Pabrik Rambut' Jadi Cermin Budaya Kerja Berlebihan