SuaraJogja.id - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengonfirmasi jika skuatnya memang tidak akan menjalani laga uji coba dalam rangkaian training camp (TC) di Sleman, Yogyakarta. Pandemi COVID-19 jadi penyebabnya.
"Melihat situasi pandemi COVID-19 di Yogyakarta yang tidak menentu, sepertinya tidak memungkinkan bagi kami untuk mengadakan uji coba termasuk melawan klub lokal," ungkap Bima seperti dimuat Antara.
Caretaker Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 itu menegaskan dirinya tidak ingin mengambil risiko penularan COVID-19 dari sekadar pertandingan persahabatan.
Sebagai gantinya, untuk melihat performa kompetitif para pemain, Bima rutin mengadakan laga internal.
Proses berjalannya game internal tersebut direkam oleh staf Timnas U-16 agar dapat dievaluasi secara rinci oleh tim pelatih.
"Kami pasti selalu mengevaluasi latihan dan pertandingan internal. Kami menganalisis video bersama-sama dengan pemain untuk melihat kekurangan yang harus diperbaiki dari tim ini," beber Bima.
Sebanyak 26 pemain mengikuti TC Timnas Indonesia U-16 di Sleman yang sudah berlangsung sejak 6 Desember 2020 hingga 23 Desember nanti.
TC ini menjadi bagian persiapan dari persiapan Timnas Indonesia U-16 menuju Piala Asia U-16 2021 yang berlangsung di Bahrain.
Pada turnamen tersebut, Indonesia yang menjadi satu-satunya perwakilan ASEAN tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi dan China.
Baca Juga: Ironi Klub Israel yang Terkenal Anti-Arab, Sambut Pemilik Baru asal UEA
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta