SuaraJogja.id - Sebanyak 633 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, pada hari ini, Senin (4/1/2021), ratusan CPNS tersebut menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS langsung dari Bupati Sleman.
Acara penyerahan SK CPNS tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. Agar tetap menjalankan protokol kesehatan, penyerahan SK itu dilakukan secara simbolis kepada 15 orang CPNS, sedangkan sissnya mengikuti secara daring.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Priyo Handoyo mengungkapkan bahwa formasi CPNS Kabupaten Sleman yang telah ditetapkan Menteri Pendayagunaan RI adalah sebanyak 643 orang.
Namun dari jumlah total tersebut, tidak semua memenuhi syarat.
"Ada sebanyak 633 orang yang memang memenuhi syarat untuk diangkat sebagai CPNS di Kabupaten Sleman," kata Priyo.
Lebih lanjut, 633 orang itu meliputi 346 guru, 206 tenaga kesehatan, dan 81 tenaga teknis. Sementara untuk data jenis kelamin, sejumlah 149 CPNS berjenis kelamin laki-laki dan 484 perempuan.
Priyo mengatakan bahwa pendaftaran CPNS sendiri sudah dimulai sejak 11 hingga 24 November 2019 silam.
Dari waktu pendaftaran itu, sebanyak 9.015 orang tercatat melamar untuk mengikuti pendaftaran tersebut.
Langkah selanjutnya seusai pendaftaran adalah seleksi administrasi, dengan jumlah pendaftar yang telah lolos sebanyak 7.828 orang, diteruskan Seleksi Kompetensi Dasar, yang menyaring lagi pesertanya menjadi 5.410 orang.
Baca Juga: Kritik Wacana Penghapusan CPNS Guru, Mardani PKS: Ini Menyedihkan
Jumlah tersebut terpangkas lagi saat masuk tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Total hanya tercatat 1.594 orang yang bisa lolos untuk mengikuti tahapan berikut.
“Proses seleksi tentu dilakukan secara kompetitif dan objektif, sehingga yang lolos seleksi adalah benar-benar orang terbaik dalam formasi tersebut," ucapnya.
Priyo berharap, CPNS yang telah mendapatkan SK dari Bupati Sleman ini bisa menjadi kader-kader terbaik ASN di Sleman. Mereka diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik untuk terus memajuan Bumi Sembada.
Sementara itu, Sri Purnomo mengharapkan, para CPNS yang baru saja menerima SK bisa mengaplikasikan kompetensinya di dalam pemerintahan Kabupaten Sleman.
Bekerja secara profesional dan penuh integritas harus senantiasa diberikan oleh CPNS tersebut.
“Harus tetap menjaga diri, mulai dari sikap dan tingkah laku agar dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat sekitar. Itu semua harus dijaga baik-baik," tandas Sri Purnomo.
Berita Terkait
-
Kritik Wacana Penghapusan CPNS Guru, Mardani PKS: Ini Menyedihkan
-
Komisi X DPR RI Tolak Wacana Pemerintah Hapuskan Jalur CPNS Untuk Guru
-
Tak Ada Penerimaan CPNS Guru di 2021, P2G: Menyedihkan, Prank Akhir Tahun!
-
Tahun Depan, Pemerintah Bakal Buka Seleksi 1 Juta Guru PPPK
-
Tak Ada Penerimaan CPNS Guru di 2021, Hanya PPPK
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul