SuaraJogja.id - Akun Twitter @MenteriHiburan membagikan video TikTok milik akun @wiranurmansyah. Dalam tayangannya, pria ini tampak tengah membagikan pengalamannya menaiki bus eksekutif jurusan Jakarta-Yogyakarta. Uniknya, meski memiliki harga yang tidak terlampau mahal, tetapi bus ini menyediakan fasilitas seperti berada di dalam pesawat.
Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, terlihat seorang pria yang hendak melakukan perjalanan dari Jakarta menuju ke Jogja. Nama kendaraan yang digunakan adalah Sinar Jaya Suite Class. Ssatu armada hanya bisa diisi oleh 21 orang penumpang saja, sehingga antara satu dengan yang lainnya bisa saling menjaga jarak, utamanya di tengah situasi pandemi saat ini.
Kursi yang disediakan untuk penumpang bisa diatur menjadi posisi rebahan untuk tidur atau istirahat. Penumpang juga bisa menikmati video atau film dari layar yang disediakan di masing-masing tempat duduk. Armada ini berangkat dari jakarta pukul 4 sore dan tiba di Jogja pukul 3 pagi. Selama perjalanan, penumpang bisa istirahat dengan nyaman di kursi masing-masing dengan tirai penutup yang disediakan.
Perjalanan juga terkesan nyaman karena melewati tol transjawa. Untuk satu kali perjalanan, biaya yang dikenakan sebesar Rp300.000. Dengan harga yang lebih murah, penumpang bisa mendapatkan layanan dan fasilitas yang mirip dengan pesawat terbang. Tiket bus ini juga bisa didapatkan di beberapa aplikasi penyedia jasa pembelian tiket transportasi.
Baca Juga: Basarnas Putuskan Perpanjang Pencarian SJ182 Setelah Evaluasi Besok
Sejak diunggah pada Sabtu (16/1/2021), video tersebut sudah ditonton lebih dari 55 ribu kali. Ada 3.000 lebih yang ikut menekan tanda suka dan 700 pengguna Twitter lainnya membagikan ulang tayangan tersebut. Selain itu tidak sedikit warganet yang ikut berkomentar. Banyak yang ingin merasakan berkunjung ke Jogjakarta menggunakan bus tersebut.
Lihat penampakan bus mewah DI SINI.
"Rp 300 ribu x 21= Rp 6,3 juta. Biaya solar, supir kenek, depresiasi bis, dll. Apa nggak rugi pengusahanya, ya?," tulis akun @Endri******.
"Parah emang seenak itu bisnya, bulan juni dari jakarta ke surabaya naik bis itu," komentar akun @Al********.
"Ini harusnya bisa ke temanggung dong ya lumayan nih bisa buat tempat tidur gak capek kalau dari jakarta," tanggapan akun @tami******.
Baca Juga: Tangisan Orangtua Korban Sriwijaya Air SJ 182 Pecah di Pemakaman
Sementara akun @adakok******* mengatakan, "Kangen ngebis sendirian, nyemil + main hp sendiri, ketiduran sendiri. Ngenes amat astaga."
Berita Terkait
-
Masih Ada! Update Harga Tiket Bus AKAP Surabaya-Jakarta di Arus Balik Lebaran 2025
-
Diskon Harga Tiket Pesawat Arus Balik Lebaran 2025: Cara Dapat Tiket Murah
-
Sein Bus Berkedip Bukan Tanpa Arti, Pahami Agar Selamat sampai Tujuan
-
15 Link Dowonload Mod BUSSID Bus ALS Full Muatan, Siap Libas Jalanan Ekstrem Sumatera
-
Siap-siap Kena Sanksi, Ini Alasan Penumpang Dilarang Keras Merokok di Pesawat
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah