"Kalau kemarin kan semua nakes itu bisa mendapatkan vaksinasi di mana pun, tergantung dari SMS-nya. Sekarang diubah, yang di RSUP Dr Sardjito jumlah karyawan 3.000-an ya di Sardjito semua. Kemudian, [nakes] RSUD Sleman ya RSUD Sleman semua," tuturnya.
Selanjutnya, nanti akan dilakukan redistribusi vaksin. Misalnya, ada Puskesmas yang mendapatkan jatah 240 vaksin, padahal jumlah karyawan hanya 40 orang.
"Sisa vaksin akan diambil dan diredistribusi ke RSUP Dr Sardjito," ucap Joko, memberi permisalan.
Semua yang sudah mendapatkan vaksinasi tetap dipantau, di dalamnya ada nomor KTP dan nomor HP.
Adanya data nomor HP bertujuan untuk memonitor. Sejauh ini dari hasil pantauan, ada yang menyampaikan keluhan terkait imunisasi atau vaksinasi. Namun, jumlah laporannya masih di bawah 100.
"Kalau toh ada, paling ya pegal-pegal satu tangan, itu tetap kita pantau, itu termasuk kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI). Termasuk yang ringan, kemudian gatal-gatal, bengkak, yang ada paling itu. Itu pun tidak banyak, rerata di hari pertama ada yang punya keluhan, tapi hari berikutnya sudah hilang," ujarnya.
Komda KIPI terus memantau tahapan imunisasi ini lewat Dinkes. Demikian juga Dinkes Sleman, harus melapor setiap harinya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Bupati Sleman Olahraga Sendirian karena Positif Covid-19: Dewe Wani!
Tag
Berita Terkait
-
Bupati Sleman Olahraga Sendirian karena Positif Covid-19: Dewe Wani!
-
Profil Sri Purnomo Bupati Sleman, Sudah Vaksin tapi Positif Covid-19
-
Kemenkes: Vaksin Sinovac Vaksin Mati, Tak Bisa Sebabkan Infeksi Covid-19
-
Bupati Sleman Kena Covid Lagi Padahal Sudah Divaksin, Ini Kata Jubir Istana
-
Kemenkes Jelaskan Bupati Sleman Terjangkit Covid-19 Padahal Sudah Divaksin
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan