SuaraJogja.id - Kasus rasialisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendorongnya untuk mengadu ke Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin. Aduan yang disematkan pada ucapan selamat untuk menteri kabinet Presiden AS Joe Biden -- yang baru saja dilantik pada 20 Januari 2021 kemarin -- itu kemudian dikomentari pegiat media sosial Denny Siregar.
Dalam cuitannya pada Minggu (24/1/2021), pengguna akun Twitter @NataliusPigai2 tersebut menyatakan bangga pada Lloyd Austin sebagai orang berkulit hitam yang memiliki kekuatan paling besar di dunia.
"I am proud of you, mr @LloydAustin black African American most powerful gentlement in the world," tulis Natalius Pigai, me-mention akun @LloydAustin -- kini @SecDef.
Ia melanjutkan kicauan tersebut dengan aduan soal tindakan rasial yang menimpa warga Papua.
"We have been on fire againt Indonesian Colective (state) Racism to black African Melanesian (Papuan) more then 50 years. Torture, killing & slow motion genocide. We need attention [Kami telah melawan rasialisme orang-orang Indonesia (negara) terhadap orang kulit hitam Melanesia Afrika (Papua) selama lebih dari 50 tahun. Penyiksaan, pembunuhan, & genosida perlahan. Kami butuh perhatian]," terang Natalius Pigai.
Dalam cuitannya itu, ia menyertakan pula empat tangkapan layar media sosial, yang semuanya memuat foto Natalius Pigai disandingkan dengan foto gorila.
Keesokannya, Senin (25/1/2021), Denny Siregar, lewat akun @Dennysiregar7, secara tak langsung mengomentari twit tersebut dengan sindiran.
Ia membandingkan Natalius Pigai dengan Komisaris Utama Pertamnia Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP, yang juga menjadi korban rasialisme sebagai keturunan Tionghoa.
"Dulu @basuki_btp diserang rasisme dahsyat dgn sebutan china, babi, sipit, kafir. Tapi dia hadapi sendiri dengan tidak bawa2 suku dan ras, apalagi daerah kelahiran.. @NataliusPigai2 itu cengeng ya? Kocak juga dia ngadu2 ke Menhan AS. Mungkin dia merasa dirinya Snoop Dogg.." tulis dia.
Baca Juga: Pajang Foto Pigai-Gorila, Ambroncius Belum jadi Tersangka Kasus Rasisme
Lebih dari tiga ribu warganet menyukai kicau itu. Namun dari komentar yang mengular, tak semua sepakat dengan Denny Siregar lantaran memang banyak orang Papua, tak hanya Natalius Pigai, yang mengalami diskriminasi karena perbedaan ras.
"Lah kok cengeng sih, itu jelas2 rasis kok," cuit @kah***.
"Beda nyali, bang. Yg dulu itu sadar dan rela berkorban utk sesama dan kesejahteraan orang lain," komentar @Ted***.
"Kita harus berhati hati dengan politik adu domba yang mau memanfaatkan hal ini," tambah @lej***.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Projamin (Pro Jokowi-Maruf Amin) Ambroncius Nababan dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait kasus rasalisme terhadap Natalius Pigai, Senin (25/1/2021).
Dalam laporan itu, Ambroncius diduga telah menyebarkan ujaran kebencian bernada rasial terhadap Natalius Pigai.
Berita Terkait
-
Pajang Foto Pigai-Gorila, Ambroncius Belum jadi Tersangka Kasus Rasisme
-
Usai Postingan Rasis ke Natalius Pigai, Kini Ambroncius Nababan Minta Maaf
-
Ambroncius Nababan Minta Maaf ke Pigai, Gus Sahal: Hukum Harus Terus Jalan
-
Dihina seperti Hewan, Natalius Pigai Mengadu ke Menhan AS Minta Pertolongan
-
Ketua Pro Jokowi - Ma'ruf, Ambroncius Akui Unggah Foto Natalius - Gorila
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat
-
Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
-
'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh