Hal itu disebabkan oleh masih kurangnya plasma konvalesen yang sama dengan pemilik golongan darah. Saat ini kebanyakan masih banyak daerah yang saling mengirimkan stok plasma konvalesen kepada daerah yang membutuhkan.
"Permintaan masuk rata-rata masuk lima per hari. Tidak hanya diwilayah Jogja, tapi ada dari Semarang, Pacitan, Tulungagung, Rembang, Salatiga, Cilacap. Kami saling dukung, kalau kami kosong golongaj darah tertentu juga akan meminta bantuan daerah lain," jelasnya.
Noor berharap bahwa program donor plasma konvalesen bisa berjalan selaras terutama dengan tim Gugus Tugas Covid-19. Menurutnya jika memang kebijakan itu sudah kuat maka tujuan utama program ini perihal menyembuhkan pasien Covid-19 juga akan berjalan dengan baik pula.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih menuturkan terdapat 23.548 kasus positif Covid-19 di DIY. Dari total pasien keseluruhan tersebut, sebanyak 16.789 pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Baca Juga: Jumlah Masih Sedikit, Wagub Jakarta Ajak Penyintas Donor Plasma ke PMI
Dari data tersebut untuk presentase pasien laki-laki mencapai 47 persen. Terkait presentase pasien bergejala sedang hingga berat sebanuak 30 persen.
Artinya, kata Berty, ada sekitar 7.000 pasien yang bisa mendonorkan plasma konvalesen. Hanya saja data tersebut masih belum tersaring lagi dengan membedakan antara pasien laki-laki dan pasien perempuan.
"Kalau data di provinsi tercatat sejumlah itu. Tapi jika ingin lebih detil bisa langsung ke rumah sakit atau Dinas Kesehatan di setiap kabupaten dan kota," tutur Berty.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Terbaru! Daftar Harga Tiket Bus Jakarta-Jogja Lebaran 2025 Mulai Rp180 Ribuan
-
Dituduh Sastra Silalahi Kalah Judi Bola, Sosok Franky Kessek Bukan Fans Timnas Sembarangan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Jogja Saat Mudik Lebaran 2025, Dijamin Aman
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo