SuaraJogja.id - Kabar kurang sedap menghampiri Andi Arief. Akun Twitternya yang kerap dipakai untuk membocorkan rencana pelaksanaan KLB Partai Demokrat diretas.
Seperti diketahui, dalam beberapa pekan terakhir Andi Arief yang menjabat sebagai Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat sangat kencang menyuarakan soal kudeta yang tengah dihadapi partai berlambang segita mercy tersebut.
Lewat akun Twitternya, Andi Arief rajin membocorkan rencana pelaksanaan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang berlangsung di Sumatera.
Namun, sejak kemarin sore, akun twitternya menghapus sejumlah postingan terkait KLB tersebut. Rupanya, akunnya diretas.
Andi Arief pun menuding akun @Andiarief miliknya dibajak olah seorang yang dia juluki. Untuk diketahui, kakak pembina selama ini dikenal sebagai sebutan terhadap sosok yang menggerakkan para buzzer media sosial.
Meski tidak menyebut lebih jauh siapa sosok kakak pembina yang maksud, warganet langsung merujuknya kepada sosok yang diduga menjadi biang keladi atas KLB Partai Demokrat . Tidak hanya itu, Andi Arief juga menuding Twitter bekerjasama.
“Twitter saya di hack, diambil orang. Sekarang sudah berpindah tangan, tidak ditangan saya lagi. Yang jelas Twit saja 3-4 hari ini hilang yang menyangkut KLB Partai Demokrat,” kata Andi Arief, melalui video yang diunggah akun Partai Demokrat @PDemokrat, Kamis (4/3/2021).
Lebih lanjut, seperti dilansir dari makassar.terkini.id, dirinya pun melayangkan protes secara terbuka kepada pihak Twitter Indonesia agar segera mengembalikan lagi akunnya yang dibajak.
“Saya menduga ini dilakukan oleh kakak pembina. Saya protes kepada pihak Twitter Indonesia untuk segera mengembalikan kepada saya, karena ini pasti ada kerjasama antara Twitter dengan kakak pembina. Tolonglah bersikap fair, jujur, adil,” jelasnya.
Baca Juga: Andi Arief: Jangan Salahkan Jika Mantan Presiden Demonstrasi di Istana
Tidak bisa mengambil alih lagi akunnya yang lama, Andi Arief pun akhirnya membuat akun Twitter baru.
“Saya nyatakan pada seluruh masyarakat Indonesia, sejak malam ini akun Twitter saya dikuasai oleh kakak pembina. Sehingga saya membuat akun baru dan saya mengecam Twitter Indonesia yang bekerjasama dengan kakak pembina,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
KLB Demokrat di Sumut, Moeldoko Diklaim Bakal Gantikan AHY
-
Moeldoko Calon Ketua Umum Gantikan AHY di KLB Partai Demokrat
-
Ketua DPD hingga Organisasi Sayap Diklaim Bakal Hadiri KLB Demokrat
-
AHY Akan Digulingkan di KLB Partai Demokrat Hari Ini
-
Memanas! Annisa Pohan Ikut Turun Gunung di KLB Partai Demokrat
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma