Hal itu terbukti pada jelang libur Natal & Tahun Baru 2020, ketika pemerintah hapus tes antibodi, pindah ke antigen. Termasuk pula ada pemangkasan masa berlaku hasil tes, dari semula 14 hari jadi 2 hari.
"[Saat itu] terjadi penumpukan penumpang di bandara, hingga akhir masa liburan," kata dia, dihubungi Suarajogja.id, Selasa.
Alvin menilai, dengan diberlakukannya GeNose menjelang traffic (lalu-lintas) mudik, seakan ingin mengulangi kejadian serupa.
"Bagaimana mengatur penumpang mana yang pakai GeNose dan mana yang antigen?," tuturnya.
Baca Juga: Alasan Pesawat Antonov Mendarat di YIA dan 4 Berita Top SuaraJogja
Perlu diperhatikan bahwa tes GeNose harus dilakukan di bandara pada hari keberangkatan dan hanya berlaku pada hari tersebut, lanjut dia. Yang demikian itu akan membuat penumpang datang ke bandara tiga sampai empat jam sebelum keberangkatan.
"Jumlah penumpang yang terkumpul di bandara, akan meningkat jauh di atas biasanya," kata dia.
Sementara untuk tes antigen, pada umumnya penumpang lakukan tes satu sampai dua hari sebelum keberangkatan dan dilakukan di luar bandara, sehingga tidak terjadi konsentrasi penumpang di bandara.
"Selisih biaya Antigen dengan GeNose signifikan, bisa sekitar Rp100.000 hingga Rp210.000. Godaan untuk berbondong-bondong pakai GeNose cukup besar," tambahnya.
Alvin menilai, pada umumnya orang akan menjalani tes sekedar untuk memenuhi persyaratan. Bukan soal pencegahan COVID-19, seperti juga banyak orang pakai masker agar tidak kena sanksi. Bukan soal tular-menular COVID-19. Maka, mereka pakai masker asal-asalan saja. Tidak menutup hidung, diplorot ke dagu dan sebagainya.
Baca Juga: Pesawat Antonov Mendarat di YIA, GM Angkasa Pura I: Ini Momen Penting
Alvin merasa ngeri membayangkan terjadi penumpukan penumpang di bandara jelang mudik. Ia meyakini, penumpang pasti stress dan ada tensi tinggi di sana, karena mereka tidak ingin ketinggalan pesawat.
Berita Terkait
-
Peringatan Dini Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Supaya Masyarakat Waspada, Bukan Menakuti
-
Sebanyak 109.105 Mobil Melintas di Tol Solo - Yogyakarta - YIA
-
Naik 7%, AP I Layani 5,1 Juta Penumpang Pesawat Selama Februari 2024
-
Jadwal Damri Bandara YIA Lengkap, Cek Jam Keberangkatan dan Tarif Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2024
-
Libur Nataru Pakai Mobil Pribadi Tujuan Jawa Tengah: Simak Jalur Tol Fungsional Ini, Jadi Alternatif Atasi Kemacetan
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan