Suasana misa Jumat Agung di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat (2/4/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
"Mungkin kalau sebelum pandemi ya sampai jalan sini. Bisa sebelum pandemi itu kalau trihari suci 2-3 ribu umat," tandasnya.
Senada, Kapolsek Gondokusuman Kompol Bonifasius Slamet menuturkan bahwa pengamanan dilakukan mulai dari ring dua di luar lingkungan gereja hingga ring satu yang ada di dalam gereja guna memastikan pengamanan yang dilakukan secara berlapis itu memang aman.
"Sebelumnya gereja juga sudah sterilkan tempat ini. Kita juga periksa lagi tempat-tempat yang mencurigakan. Pengamanan kita di ring satu ada, ring dua dan juga sambil mengamati di pintu masuk. Kan masuknya sudah dengan girik. Yang penting umat dipermudah tapi aman gitu," kata Boni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana