Dalam situasi normal, ia bisa pulang ke Wonosobo beberapa kali dalam sebulan. Namun karena masa pandemi, kondisinya tak menentu. Kata Zefanya, ibarat bisa pulang sekali dalam enam bulan sekali sudah bisa disyukuri. Pandemi seolah membuat batas-batas dan pernah membuatnya harus legowo menelan keputusan tak mudik setengah tahun.
Pandemi tak hanya membuatnya melihat kesusahan dan pembelajaran menerima. Tetapi juga membangun Zefanya menjadi diri yang bisa mengambil hikmah dari pandemi. Karena bukan hanya diberi kesehatan, tetapi juga bisa merawat orang lain.
Di akhir obrolan, ia berdoa semoga pandemi segera berakhir. Kehidupan berjalan normal, perekonomian pulih dan semua lini kehidupan berjalan sebagaimana sebelumnya.
Tak jauh berbeda, Christine Kusuma juga sempat melihat sejumlah keluarga pasien takut saat melihat dirinya.
"Tapi tidak semua," kata dia.
Beruntung, Christine tinggal di kampung yang dihuni oleh orang-orang yang saling menghargai. Sehingga ia tak merasakan 'terusir', karena dicap sebagai pembawa virus korona.
"Pulang kerja ya saya langsung di rumah saja, tidak keluar-keluar. Jadi ya kadang sadar diri saja, saling menghormati," ungkap ibu muda yang belum lama melahirkan anaknya ini.
Christine punya alasan tersendiri bahkan merasa bangga dirinya terpanggil menjadi perawat. Di benaknya, perawat adalah profesi yang mengedepankan misi kemanusiaan.
"Seorang perawat merupakan profesi yang bermanfaat, memiliki intelegensi yang baik. Perawat mempunyai komunikasi yang baik ke semua pasien dan merupakan panggilan hati," ungkapnya.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Cafe Jogja dengan Nuansa Pemandangan Alam yang Indah
Seperti profesi lain pada umumnya, menjadi perawat ada tantangannya. Misalnya, beradaptasi di semua keadaan pasien yang mempunyai karakter berbeda-beda. Serta menjaga diri untuk memiliki daya tahan fisik yang baik, agar terhindar dari penyakit menular.
Semangat kuat dari pasien untuk sehat dan beraktivitas seperti sedia kala, faktanya menjadi api motivasi yang menyala bagi Christine.
"Itu yang memacu kami untuk semangat juga dalam membantu pemulihan," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional