SuaraJogja.id - Bupati Sleman melaksanakan tinjauan langsung ke lapangan dalam rangka memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sleman jelang hari raya Idulfitri 1442 H atau lebaran, tepatnya di SPBU 4455504 dan SPBE Jatirata Mitra Mulya, pada Senin (3/5).
Usai melakukan tinjauan, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, persediaan LPG 3 Kg terpenuhi menjelang Idulfitri. Ia mengapresiasi kepada Pertamina karena sudah memberikan pelayanan produk yang baik kepada masyarakat Sleman.
“Pelayanan produk yang sudah baik ini saya harap dapat dipertahankan karena LPG merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, di tempat terpisah Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan terima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah membantu Pertamina dalam memastikan ketersediaan bahan bakar untuk konsumen.
“Dengan adanya sinergi antara Pertamina dan pemerintah daerah serta jajaran stakeholders lainnya, tentu penyediaan kebutuhan energi untuk masyarakat dapat semakin terjamin,” ujar Brasto.
Dirinya mengungkapkan Pertamina berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
“Kami telah mengantisipasi apabila ada kemungkinan lonjakan kebutuhan, seperti pada saat menjelang hari raya lebaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan Pertamina juga telah menjalankan program Digitalisasi SPBU untuk menjaga kehandalan pasokan BBM secara real time, mulai dari monitoring stok yang tersedia di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki, hingga penjadwalan otomatis dari pengiriman BBM ke SPBU.
“Khusus di wilayah Jateng dan DIY, sebanyak 821 SPBU sudah menerapkan Digitalisasi SPBU, untuk itu oknsumen tidak perlu khawatir,” tutup Brasto.
Baca Juga: Kerumunan Meledak Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tanah Abang Dialihkan
Berita Terkait
-
Kerumunan Meledak Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tanah Abang Dialihkan
-
Saran Psikolog Agar Lebaran Tetap Berkesan Meski Tidak Bisa Mudik
-
Gubernur Riau Ingin Pengelola Blok Rokan Libatkan Perusahaan Lokal
-
Cara Membuat Oreo Ball Tanpa Oven, Cocok untuk Hidangan Kue Lebaran
-
Pesantren di Lamongan Sewa 130 Elf dan 8 Bus Angkut Ribuan Santrinya Mudik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul