SuaraJogja.id - Selama Ramadan 2021, Iftar Celebration Tempat Nasi Gratis Jogja sukses digelar empat kali bekerja sama dengan kafe, warung, dan komunitas berbagi nasi lainnya.
Mengusung tema "You are Special and We Love You", kegiatan ini digelar pada 16 April, 22 April, 30 April, dan 6 Mei 2021. Kegiatan pertama dilakukan dengan membagikan 150 nasi di wilayah Kali Code, khususnya untuk para lansia.
Komunitas lain yang menjadi sasaran aksi sosial ini adalah difabel netra di Ikatan Tunanertra Muslim Indonesia (ITMI) DIY, Pesantren Waria Al-Fatah di Kotagede, dan kalangan ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa di Gelimas Jiwo Bantul.
Iftar Celebration Tempat Nasi Gratis Jogja sengaja dilakukan sepekan sekali agar mempermudah persiapan karena banyaknya makanan yang akan dibagikan.
Tim juga selalu melakukan survei terlebih dahulu. Bukan hanya untuk melihat medan dan jumlah sasaran, tetapi juga mempertimbangkan apakah memungkinkan untuk buka bersama dengan mematuhi protokol kesehatan atau makanan cukup diantarkan saja.
Pada hari pelaksanaan, komunitas Tempat Nasi Gratis Jogja juga sebisa mungkin mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kebersihan.
"Respons positif banyak kami dapatkan, baik dari donatur maupun target. Kami senang sekali bisa membuat kegiatan ini karena bisa bertemu dengan mereka yang berbeda dan menginspirasi. Dan kami merasa target kami sudah cukup tepat sasaran," ungkap Veronica Christamia Juniarmi, Founder Tempat Nasi Gratis Jogja, dalam rilis yang diterima Suarajogja.id, Jumat (7/5/2021).
Setiap komunitas yang menjadi sasaran Iftar Celebration Tempat Nasi Gratis Jogja mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya aksi sosial ini. Begitu pula dengan para donatur yang merasa senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Terima kasih sudah buka bersama dengan para difabel netra di ITMI DIY. Semoga para donatur diberikan rezeki yang banyak dan bisa berbagi lebih banyak lagi," kata Narsih, Ketua ITMI DIY.
Baca Juga: Berbagi di Bulan Puasa, Tempat Nasi Gratis Jogja Lakukan Aksi Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara