SuaraJogja.id - Insiden serempet mobil yang melibatkan artis Lucky Alamsyah dan sosok yang diduga Roy Suryo masih lanjut. Terbaru, Roy Suryo membantah dengan tegas telah meminta maaf kepada Lucky Alamsyah.
Bahkan lebih lanjut, Roy Suryo mengungkapkan takkan meminta maaf lantaran ia merasa tidak bersalah.
"Saya memang nggak minta maaf. Karena mohon maaf saya juga nggak salah," ujar mantan Menpora tersebut, ditemui usai membuat laporan terhadap Lucky Alamsyah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin.
Roy Suryo justru meminta Lucky Alamsyah yang meminta maaf kepadanya. Dia bilang dia tak salah karena dia yang diserempet.
"Saya tidak salah. Karena saya kan yang diserempet. Logikanya mana, saya bukan arogan atau sombong. Harusnya dia yang minta maaf," ucap Roy Suryo.
"Tapi kalau melihat perilaku dia. Dengan tiba-tiba dia keluar duluan terus marah-marah," ucap Roy Suryo menambahkan.
Lucky Alamsyah telah mencemarkan nama baiknya di media sosial ditegaskan oleh Roy Suryo. Dia menilai, Lucky telah memutar balikan fakta soal peristiwa kecelakaan mobil tersebut.
"Terus tiba-tiba langsung, 'Apa ini, Apa ini'. Itu bagi saya niatnya tidak bagus. Jadi ngapain saya minta maaf, orang dia yang salah kok," ujar Roy Suryo.
Seperti diberitakan sebelumnya, di Instagram Story Lucky Alamsyah mengungkap tindakan seorang mantan menteri berinisial RS yang melakukan tindakan tidak terpuji. Menurut Lucky, RS langsung pergi dan tak meminta maaf setelah menabrak mobil seorang berinisial AA.
Baca Juga: Ini yang Bikin Roy Suryo Mantap Polisikan Lucky Alamsyah
Namun, tudingan Lucky Alamsyah dibantah Roy Suryo. Menurutnya ia yang ditabrak oleh AA. Ia juga tak terima disebut arogan, karena berniat untuk menyelesaikan kasus di kepolisian.
Buntut dari kejadian tersebut, Roy Suryo laporkan Lucky Alamsyah di Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik. Pasal yang disangkalkan adalah Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-undang nomor 11 tahun 2008.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan