SuaraJogja.id - Seorang pria misterius diketahui berinisial K warga Tuban, Jawa Timur mendadak membuat heboh Mapolresta Yogyakarta. Pasalnya, kedatangannya di siang hari sekitar pukul 14:00 WIB tersebut dengan membawa senjata tajam yang dipukul-pukulkan ke gerbang depan Mapolresta.
Beruntung, petugas yang berjaga di pos depan siap siaga melakukan pengamanan. Pelaku sendiri berhasil diamankan tidak jauh dari Mapolresta dan langsung diserahkan ke jajaran Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini, pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaannya.
Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan bahwa dari kejadian tersebut pihaknya akan lebih meningkatan pengawasan. Ke depannya, pihak kepolisian juga akan memperketat penjagaan untuk setiap orang yang akan masuk ke Mapolresta.
"Pasti ada peningkatan penjagaan terutama yang akan masuk ya, akan lebih diperketat nantinya," kata Timbul saat dihubungi Selasa (8/6/2021).
Selanjutnya Timbul juga mengatakan bahwa saat ini pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku berhalusinasi dan mendengar suara-suara yang menuntun pelaku melakukan tindakan tersebut. K datang ke Mapolresta Yogyakarta dengan membawa sebilah golok.
Menurut kesaksian petugas sendiri, saat K akan memasuki gerbang Mapolresta Yogyakarta, ia mengayunkan golok sambil mengatakan perkataan yang tidak pantas selama beberapa kali. Saksi yang merupakan anggota WasTer juga sempat menanyaia maksud dan tujuan pelaku datang ke kantor polisi.
Namun, pelaku terus meneriakkan kalimat yang sama dan mengayunkan golok ke arah saksi 1. Sekaligus memukulkan senjata tajamnya ke gerbang hingga menimbulkan bekas berupa gesekan. Saksi lantas melakukan pengejaran kepada pelaku bersama dengan anggota lainnya dan berhasil meringkus pria berusia 47 tahun itu.
"Dilumpuhkan tanpa tembakan. Dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.
Terkait dengan kondisi psikis pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa, polisi akan melakukan pemeriksaan lanjut. Pelaku sendiri terus menunduk saat digelandang ke Unit Reskrim Mapolresta Yogyakarta dan disebut linglung saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Acungkan Golok di Mapolresta Jogja, Pria Asal Tuban Langsung Diperiksa Polisi
Belum diketahui secara pasti apa motif dari K melakukan aksinya. Pihak kepolisian sendiri telah mengamankan baeang bukti berupa sebilah golok, yang dibawa oleh pelaku. Juga bekas gesekan golok pada gerbang besi yang menjadi pintu masuk ke Mapolresta.
Dari pengamatan SuaraJogja.id, Selasa (8/6/2021) pukul 20:15 WIB, suasana di Mapolresta sendiri nampak sunyi. Hanya beberapa lampu bagian depan yang dibiarkan menyala untuk penerangan. Selain itu, beberapa petugas kepolisian ada yang melakukan apel dan penjagaan di pos depan.
Bagian gerbang yang semula menjadi lokasi penyerangan pelaku dalam keadaan hampir tertutup sepenuhnya. Beberapa kendaraan yang keluar dan masuk hanya milik petugas kepolisian yang akan melakukan tugas. Sedangkan di bahu jalan depan Mapolresta masih ada beberapa kendaraan roda dua dan empat terparkir.
Berita Terkait
-
Acungkan Golok di Mapolresta Jogja, Pria Asal Tuban Langsung Diperiksa Polisi
-
Pria Misterius Lempar Kepala Manusia ke Tempat Pemungutan Suara, Ada Potongan Tangan
-
Pria Misterius Beraksi di Atap Rumah saat Kebakaran, Publik Malah Curiga
-
Kondisi Bripka Ridho, Polisi Korban Penusukan Pria Misterius Membaik
-
Detik-detik Pria Misterius Datangi Pos Jaga, Tusuk Polisi hingga Mengaku Teroris
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga