Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)
Pasalnya, mayoritas warga Pedukuhan setempat bermatapencaharian sebagai pedagang pasar. Yang artinya, tinggi potensi ada aktivitas dan interaksi yang mereka lakukan di dua pasar tersebut.
Panewu Seyegan Budi Pramono menyatakan, bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sementara isolasi mandiri.
"Tapi nanti lihat perkembangan, kami juga masih menunggu hasilnya seperti apa," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Disdik Sleman Sebut Ketersediaan Guru Pendamping Khusus Belum Merata
-
Alasan Duel Persija vs PSS Sleman Jadi Pembuka Liga 1 2021/2022
-
Manjakan Pecinta Sepakbola Tanah Air, 7 Pertandingan Liga 1 akan Tersaji Tiap Pekan
-
Top 5 SuaraJogja: Pemuda Sebar Video Vulgar Bocah 14 Tahun, SCH Respons Video Kerumunan
-
Jadwal Musim Baru Liga 1 Dirilis, PSS Sleman vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana