SuaraJogja.id - Dikenal sebagai sosok yang tegas dan terkesan menakutkan, video Menhan Prabowo Subianto mendadak viral karena menampilkan guyonan ala stand-up comedian.
Prabowo membicarakan soal utang dan kartu kredit dalam video tersebut. Ia membandingkan budaya di Amerika Serikat dan Indonesia.
"Credit card di Amerika, dia masih pakai kartu kan? Kita enggak pakai kartu, kita pakai jari," kata Prabowo sambil mengacungkan jari telunjuk.
Sang purnawirawan TNI kemudian menjelaskan yang ia maksud dengan jari sebagai pembanding untuk kartu kredit bagi warga AS.
"Jadi kalau mboknya di warung, "Mbok,"" lanjutnya, kembali mengacungkan jari telunjuk, lalu menunjuk dirinya, kemudian ke arah depan.
Terdengar cukup riuh tawa audiens menyaksikan Prabowo. Isyarat yang ia perlihatkan sendiri itu ternyata memiliki arti untuk mengutang.
Hal itu terlihat ketika dia mengulang gestur yang sama dengan kata-kata untuk menjelaskan maksudnya
"Letnan Prabowo. Bayarnya minggu depan ya," kata dia.
"Cukup dengan jari. Cukup dengan jari. Dia udah nyatat itu. Begitu gajian, "Hah?"" tambah Prabowo, membuat tawa audiens makin kencang.
Baca Juga: Nyebut Web Sampah karena Kesulitan Urus KTP Baru, Tretan Muslim Disebut Malas Baca SOP
Maka, menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, dibanding dengan warga Indonesia, warga AS masih kalah dalam urusan sarana untuk mengutang.
"Jadi credit card kalah sama kita. Kita credit finger," ucapnya.
Menjelang akhir potongan video berdurasi 1 menit 3 detik itu, Prabowo menyadari bahwa dirinya malah bercanda dan membuat audiens tertawa saat membicarakan topik serius.
"Ini kok guyon terus. Ini serius ini, negara serius. Repot ini. Aku mau nakut-nakuti kalian, kalian ketawa-ketawa," gurau Prabowo.
Video TikTok akun @indonesiaadilmakmurr tersebut diunggah ulang ke Twitter oleh akun @makmummasjid pada Senin (5/7/2021) dan kini telah mendapat lebih dari 2.200 retweets serta hampir 5.000 likes.
"Prabowo open mic gerrr," kicau @makmummasjid.
Berita Terkait
-
Kapolri Minta Warga Diam di Rumah: Memang Tak Nyaman, Tapi Ini untuk Keselamatan Semua
-
PPKM Darurat, Kapolri: Masyarakat Harus Tetap di Rumah
-
Kisah Prabowo Subianto dan Celana Dalam
-
Klaim Usia Tak Halangi dalam Kepemimpinan Nasional, PKS Banding Salim Segaf Dengan Prabowo
-
Kapolri dan Kabareskrim Harus Tindak Siapapun yang Naikkan Harga Oksigen
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen