SuaraJogja.id - Budayawan Sujiwo Tejo menceritakan pengalamannya mendapat kabar bahwa ia positif Covid-19 menjelang akad nikah putranya, Jagad.
"Temen2 semua, aku dinyatakan positif Covid," tulis Sujiwo Tejo, menyertai foto surat hasil tes swab antigen yang ia unggah pada Rabu (21/7/2021).
Sujiwo Tejo mengungkapkan, surat keterangan itu dikirimkan anaknya melalui WhatsApp saat ia di mobil dalam perjalanan menuju tempat akad nikah.
Kala itu, anak-anaknya tengah menunggu hasil tes seluruh keluarga di rumah sakit.
Dalang berdarah Madura ini mengaku tenang mendapat kabar tersebut lantaran putranya tak memerlukan wali nikah, sehingga tak menjadi masalah jika ia tak hadir.
Berbagai rencana langsung muncul di kepalanya. Yang utama, ia memutuskan untuk menjalani isolasi mandiri alias isoman.
"Dan memutuskan untuk isoman .. juga akan telpon Menkopolhukam @mohmahfudmd dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang keduanya kuminta jadi saksi nikah.. mohon maaf sebab aku tak bisa hadir (Prokes Akad Nikah era PPKM Darurat maks cuma boleh ada 30 orang dlm ruangan Akad Nikah.. semua harus tes antigen termasuk penghulu/pembaca Quran dll) .." ungkap pria berjulukan "Presiden Jancukers" ini.
Bukan itu saja, Sujiwo Tejo juga hendak menelepon kedua MC untuk meminta maaf karena ia tak bisa hadir di acara pernikahan anaknya.
"Bbrp undangan terbatas juga akan kutelp," tambah dia.
Baca Juga: Sujiwo Tejo Kritik Permintaan Maaf Luhut Soal PPKM, Persoalkan Diksi 'Jika'
Dirinya lantas bersiap memutar balik arah mobil melaju. Namun, tiba-tiba anak-anaknya, yang sedang berada di rumah sakit menelepon sambil terbahak-bahak. Rupanya, kabar positif Covid-19 itu tak nyata.
"Pas mobil mau puter balik, anak2ku yang lagi di RS nungguin hasil tes segera telp dan cekakakan bhw itu cuma prank .. mereka iseng2 edit sendiri .. Heuheuheu .. asuuu tenaaan ... itu terjadi jelang Akad Nikah 11 Juli lalu," terang @president_jancukers.
Lewat cerita tentang kejadian pada 11 Juli 2021 itu, Sujiwo Tejo berpesan supaya masyarakat menghindari prank tidak berguna semacam itu, terlebih jika target memiliki reaksi emosional yang mudah terpicu.
"Jangan gunakan prank nggak mutu model begini kalau tipe ortumu bukan tipe ortu yang tenang," tulisnya.
Jika ditanya apakah Sujiwo Tejo tipe orang tua yang tenang, ia tak memberi jawaban pasti. Namun, ia mengungkapkan momen kala menang kuis, tetapi detak jantungnya tetap stabil.
"Aku tipe ortu tenang? Entah, yg jelas, waktu dulu ikut kuis Russian Roullete di RCTI panduan Dede Yusuf dan menang .. Dede geleng2 lihat degub jantungku yg tetap stabil dan tenang bahkan di babak final (tiap peserta dikasih kayak kabel2 di lengan, badan dll.. dan gambar/angka detak jantung serta bunyinya ditampikan di layar)," tutupnya.
Berita Terkait
-
Survei: Banyak Bank Langgar Prokes, Karyawan Positif Covid-19 Tetap Disuruh Kerja
-
Minum Obat China Sembuh dari Covid-19, Nafa Urbach Pusing Diserbu Pertanyaan
-
Berkeliaran Selama Positif Covid dan Tolak Isoman, Begini Nasib Cewek Asal Rusia di Bali
-
Prank Driver Ojol saat Pesan Makanan, Aksi Pria Ini Malah Tuai Pujian dan Doa
-
Pasien Covid-19 Sembuh di Malut 5.519 Orang, 190 Orang Meninggal
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight