Scroll untuk membaca artikel
Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:22 WIB
Ilustrasi Bibir (Unsplash/Timothy Dykes)

Cheilitis merupakan kondisi lain di mana luka yang menyakitkan terbentuk di sudut dan terkadang di dalam mulut Anda. Kondisi ini bisa disebabkan oleh malnutrisi atau infeksi jamur (dan dapat diobati dengan krim antijamur). 

Down Sindrom, diabetes, dan penyakit autoimun seperti penyakit Crohn atau Sindrom Sjögren bisa meningkatkan risiko terkena kondisi ini. 

Bibir Pucat atau Ada Perubahan Warna

Kalau warna bibir berubah dari kemerahan menjadi merah muda pucat, itu bisa menandakan kekurangan vitamin atau bahkan kanker kulit.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Kurangi Masalah Perut Kembung, Apa Saja?

Pucat yang tiba-tiba mungkin adalah tanda anemia defisiensi besi, yaitu saat sel darah Anda tidak memiliki bahan yang mereka butuhkan untuk membuat hemoglobin.

Ilustrasi bibir. (Shutterstock)

Periode menstruasi yang berat atau kehilangan darah lainnya, serta kehilangan nutrisi juga bisa jadi penyebab anemia.

"Bibir pucat atau berubah warna berarti darah beroksigen tak mencapai area bibir," tutur Dr Massick.

Bibir biru bisa mengindikasikan anemia atau kemungkinan penyakit jantung, sedangkan bibir kuning dapat berarti Anda punya masalah dengan hati.

Pembengkakan Bibir

Baca Juga: 7 Tips Make Up untuk Pemula yang Wajib Diamalkan Agar Hasilnya Maksimal

Kondisi ini secara alami bisa menjadi tanda reaksi alergi terhadap produk kosmetik atau makanan. Coba ganti apapun yang Anda curigai menyebabkan pembengkakan atau nyeri.

Load More