SuaraJogja.id - Pria berinisial HB (32) harus berurusan dengan jajaran kepolisian setelah melakukan tindak pidana penipuan. Modus penipuan itu dilakukan tersangka dengan mengaku sebagai anggota Polri.
Kasatreskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan berawal dari korban yang mengenal tersangka HB melalui aplikasi pencarian pertemanan Tantan pada sekitar bulan November 2020 silam. Setelah berkomunikasi cukup intens akhirnya mereka bertemu langsung hingga membicarakan bisnis.
"Jadi tersangka menyampaikan kepada korban bahwa ia mempunyai usaha rental mobil kemudian meminta bantuan untuk mengembangkan usaha rental miliknya itu," kata Deni kepada awak media di Mapolres Sleman, Rabu (25/8/2021).
Sebelum bertemu, HB telah mengelabui korban melalui foto yang dipasang pada aplikasi pertemanan tadi dengan menenteng senjata api, sehingga korban mengira bahwa tersangka adalah benar anggota Polri.
Baca Juga: Pemeriksaan Hasanuddin Masud dan Istri Lagi-lagi Tertunda, Mau Sampe Kapan Pak Ditundanya?
Bahkan tidak hanya sampai di situ saja, kata Deni, saat mereka bertemu langsung di bulan Januari 2021 lalu tersangka juga mengaku sebagai anggota yang bertugas di Polsek Gondokusuman. Tidak tanggung-tanggung, tersangka juga telah memakai sejumlah atribut Polri
"Pada saat bertemu tersebut tersangka menggunakan kaos singlet yang bertuliskan polisi dan memakai masker yang berlogo TNI-Polri. Dari situ korban semakin yakin bahwa tersangka adalah anggota Polri," tuturnya.
HB, yang diketahui sebagai warga Banguntapan, Bantul ini, mengaku terus berkomunikasi dengan intens agar semakin meyakinkan korban, termasuk dengan beberapa kali juga mengirim foto-foto dengan sekelompok anggota Polri.
"Saat korban sudah percaya, tersangka kemudian minta uang secara transfer maupun cash. Total uang yang diminta sudah mencapai Rp108 juta," ungkapnya.
Deni menyampaikan bahwa sosok tersangka sebelumnya memang bukan anggota Polri melainkan karyawan bank. Lebih tepatnya sebagai supir di salah satu bank yang ada di Yogyakarta.
Baca Juga: Meski Merasa Dirugikan, David NOAH Tak Berniat Laporkan Balik Lina Yunita
"Kalau atribut Polri ini didapatkan dari kerabatnya. Ada kerabat dari tersangka yang polisi. Lalu ada yang beli online juga," jelasnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Apa Itu Card Trapping dan Cara Nasabah BRI Terhindar dari Kejahatan 'Ganjal ATM'
-
Nggak Perlu Takut! Ini 6 Tips Hindari Penipuan Online saat Mudik Lebaran
-
IASC Blokir Rp 129,1 Miliar Terkait Penipuan Sektor Keuangan, Terima 67 Ribu Aduan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan