SuaraJogja.id - Aksi pelecehan seksual menimpa seorang wanita asal Kapanewon Karangmojo Gunungkidul, Minggu (11/9/2021) malam. Wanita ini mengaku trauma dengan kejadian yang menimpanya sewaktu perjalanan pulang kerja di Karangmojo.
Bahkan karena geregetan dengan aksi yang menimpanya, R, wanita yang menjadi korban pelecehan seksual tersebut membagikan pengalamannya ke grup facebook info cegatan gunungkidul dan mengundang banyak komentar dari warga net.
"Post ulang yg tadi tidak bisa dikomen #Nuwun sewu admin, mohon info bagi teman² yg tau pemilik sepeda motor AB3785M motor arah Ponjong dari Karangmojo, kronologi saya mengalami kejadian yg amat sangat tidak mengenakkan di sekitar Balai Desa Karangmojo, matur sembah nuwun tak tambahi kronologi, di sekitar Balai Desa Karangmojo saya dipepet njuk dilecehkan mau ngejar gerimis sepi saya takut, dia arah ke timur/ponjong,"tulis R.
Ketika dikonfirmasi R membenarkan peristiwa yang dialaminya tersebut. Ia lantas menceritakan kronologi hingga akhirnya ada lelaki yang tidak dikenalnya melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada dirinya
Minggu malam, sebelum isya' wanita ini dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempatnya bekerja di Karangmojo. Wanita ini menyusuri jalan yang biasa dilaluinya setiap hari ketika berangkat dan pulang kerja, jalan Karangmojo-Ponjong.
"Saat itu dalam kondisi gerimis, habis hujan,"paparnya, Minggu malam.
Ia melaju dengan kecepatan sedang karena takut terpeleset mengingat kondisi jalan masih basah. Ketika sampai di dekat Balai Kalurahan Karangmojo, dari arah belakang ada motor yang mendekatinya dengan kecepatan tinggi.
Awalnya R menganggap motor tersebut pengendara biasa. Namun R mengaku kaget karena tiba-tiba pengendara motor berjenis kelamin laki-laki tersebut memepetnya. Kemudian tanpa diduga tangan kiri lelaki tersebut lantas meraba bagian tubuh sebelah kanan R.
"Kaget, saya teriak. Dan langsung mau mengejarnya,"ungkapnya.
Baca Juga: Bersama Istri, Oknum ASN di Gunungkidul Bawa Lari Mobil Rental yang Digadaikan
Usai melancarkan aksinya, lelaki tersebut lantas tancap gas dan berusaha melarikan diri. Dengan perasaan was-was R berusaha membuntutinya untuk mengetahui identitas minimal nomor kendaraanya. Setelah memastikan nomor kendaraan pelaku, R lantas berbelok ke arah perkampungan untuk menyelamatkan diri.
"Nomornya AB 3785 M. Saat itu memang sangat sepi, hanya saya dan dia yang lewat. Kondisi habis hujan to,"terangnya.
Selain menghafalkan nomornya ia juga berusaha mengingat-ingat kendaraan yang digunakan pelaku dan ciri tubuh pelaku. Pelaku menggunakan motor berjenis Honda BeAt warna orange dan tubuh cenderung kurus.
Wanita ini mengaku trauma dan malu dengan aksi yang menimpanya tersebut. Namun ia mengaku belum melaporkan peristiwa yang menimpanya ke pihak berwajib karena masih trauma.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Makjleb! Hotman Paris Sentil Ketua KPI soal Kasus Pelecehan Seksual MS
-
Polisi Tolak Laporan Balik Pegawai KPI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap MS
-
Perempuan Paling Rentan Alami Kekerasan Akibat Pinjol Ilegal, Termasuk Pelecehan Seksual
-
Berangkat Dari Kasus Blessmiyanda, Anies Terbitkan SE Pencegahan Pelecehan Seksual
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat