Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk Omah PSS, menuntut pelatih Dejan Antonic mengundurkan diri, Kamis (30/9/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Sebelumnya diberitakan ratusan suporter PS Sleman sempat menggeruduk Omah PSS atau Kantor Manajemen PSS di Sariharjo, Ngaglik, Sleman,pada Kamis (30/9/2021). Hal ini sebagai tuntutan kekecewaan kepada Dejan Antonic yang diminta untuk mundur dari kursi pelatih.
Berita Terkait
-
Eks Manajer PSS Sleman Respons Pernyataan Bakal Pindah Homebase: Saya Siap Pasang Badan
-
Profil Dejan Antonic, Pelatih Yang Didesak Mundur Suporter PSS Sleman
-
Profil Arthur Irawan, Pemain Jebolan Spanyol yang Jadi Bulan-bulanan Fans PSS Sleman
-
Alasan Cristiano Ronaldo Tak Ditunjuk Jadi Kapten MU dan 4 Berita Bola Terkini
-
Panggil Manajemen Klub, Kustini Pastikan Homebase PSS Tetap di Sleman
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
-
Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini, Wamenkeu Suahasil Tiba di Istana dan Bakal Gantikan Purbaya?
-
Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat