SuaraJogja.id - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melaju ke babak kedua French Open 2021 di saat rekannya, Rinov Rivaldy/Pitha Hanigtyas Mentari, harus terhenti lebih dini pada babak pertama turnamen bulu tangkis level Super 750 itu.
Bertanding di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Rabu, Praveen/Melati yang datang sebagai unggulan kedua menang 22-20, 21-19 atas pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Peck Yen Wei dalam duel yang berlangsung 37 menit, demikian catatan resmi BWF.
Pada babak 16 besar, pasangan peringkat empat dunia itu bakal ditantang ganda India Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa.
Praveen/Melati menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang bakal melanjutkan perjuangannya di Paris, Prancis menyusul kekalahan yang dialami rekannya Rinov/Pitha.
Rinov/Pitha harus takluk kepada unggulan ketiga asal Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino usai menelan kekalahan 12-21, 16-21.
Pada pertandingan yang berlangsung lebih awal, ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil menyusul Nita Violina Marwah/Putri Syaikah yang telah lebih dulu lolos ke babak kedua French Open 2021, Selasa kemarin.
Fadia/Ribka menang mudah atas pasagan Irlandia Kate Frost/Moya Ryan dengan skor 21-11, 21-13.
Beberapa pebulu tangkis Indonesia sebelumnya telah memastikan lolos ke babak kedua, yakni ganda putra Marcus Fernaldo Gideon/Kevin Sanjaya dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito, serta tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Baca Juga: French Open 2021: Leo / Daniel Terkapar di Stade Pierre de Coubertin
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset
-
MBG Bakal Libatkan Kantin Sekolah, Pemda DIY Minta Skema Kerja Sama Dibuat Jelas
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan