SuaraJogja.id - Teks editorial merupakan artikel yang berisi fakta, pendapat, atau pandangan redaksi pemberitaan terhadap suatu peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Topik yang diangkat dalam teks editorial pun beragam. Mulai dari politik, sosial, ekonomi, maupun humaniora. Bagaimana cara membuat teks editorial? Berikut contoh teks editorial.
Contoh teks editorial:
Kenaikan BBM, kasus korupsi, peristiwa kecelakaan, hingga pemberitaan hiburan seperti acara musik dan lainnya. Meskipun teks editorial di dalamnya memuat opini atau pendapat, namun pembuatannya tidak boleh sembarangan. Harus disertai data, fakta, dan bukan sekadar argumen tanpa bukti.
Menurut Dja’far H Assegaf dalam bukunya berjudul 'Jurnalistik Masa Kini' tajuk rencana merupakan pernyataan mengenai fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegitu rupa sehingga bagi kebanyakan pembaca surat kabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditunjukkan tadi (Dja’far H. Assegaff : 1991).
Tujuan dan Manfaat Teks Editorial
Teks editorial memiliki dua tujuan utama yakni:
- Mengajak pembaca untuk ikut berpikir tentang isu aktual yang sedang hangat dibicarakan atau sedang terjadi di kehidupan sekitarnya.
- Memberikan opini atau pandangan redaksi ke pembaca terkait isu yang sedang berkembang.
Manfaat teks editorial ialah:
- Memberikan informasi ke pembaca
- Merangsang pemikiran pembaca
- Tak jarang, teks editorial juga berguna untuk menggerakkan pembaca untuk bertindak.
- Topik tulisannya selalu terbaru dan sedang hangat dibicarakan oleh masyarakat.
- Bersifat aktual dan faktual.
- Bersifat sistematis dan logis.
- Berisi opini atau pendapat yang bersifat argumentative.
- Menarik untuk dibaca karena ditulis dengan kalimat yang singkat, padat, dan jelas.
Contoh Teks Editorial
Baca Juga: Struktur, Cara Membuat hingga Contoh Teks Deskripsi
Contoh teks editorial ini dikutip dari Suara.com pada Jumat, (11/12/2020) berjudul 'Prakiraan Cuaca Jakarta 11 Desember: Siang Jaksel & Jaktim Hujan Petir'.
SuaraJakarta.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi cuaca Jakarta hari ini, Jumat (11/12/2020).
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari cuaca Jakarta umumnya diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Kecuali wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang diprediksi berawan.
Hujan diperkirakan baru akan mengguyur kedua wilayah tersebut pada siang hari. Hujan yang turun berpotensi disertai petir.
Sementara khusus wilayah Jakarta Barat akan terus diterpa hujan ringan hingga malam hari.
Tag
Berita Terkait
-
Contoh Susunan Acara Nuzulul Quran, Lengkap Beserta Teks MC Pengajian di Masjid dan Sekolah
-
Angkat Telepon Bikin Kena Mental? Di Balik Kecenderungan Anak Muda Pilih Berkabar Lewat Pesan Teks
-
5 Contoh Teks MC Acara Isra Miraj 2026 yang Mudah Dipahami dan Dipraktikkan
-
Profil B.M Diah: Tokoh Pers dan Pahlawan yang Selamatkan Draf Asli Teks Proklamasi
-
Teks Sumpah Pemuda 1928 dan Penegasan Tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu"
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik