SuaraJogja.id - Fakultas psikologi adalah jurusan kuliah yang unik, karena mempelajari pola dan tingkah laku manusia. Ada beberapa universitas Jogja jurusan psikologi.
Objek pembelajarannya adalah manusia. Jadi selama manusia masih ada, maka jurusan psikologi juga akan tetap ada. Menurut laman ican-education.com, psikologi adalah salah satu dari 10 jurusan kuliah yang paling diminati. Jurusan tersebut berada di nomor 6, dibawah Teknik Mesin, Ekonomi dan Hukum.
Nah, jika Anda ada rencana untuk meneruskan pendidikan dan mengambil jurusan psikologi, Jogja bisa menjadi kota yang tepat. Karena kota ini mendapatkan julukan sebagai Kota Pelajar. Selain itu ada sejumlah Universitas Jogja Jurusan Psikologi yang bisa Anda pilih. Berikut di antaranya.
Universitas Gadjah Mada sudah tentu identik dengan Yogyakarta. Karena ini adalah universitas nomor satu du daerah tersebut. Dan salah satu jurusan yang dibuka oleh UGM adalah Fakultas Psikologi. Menurut laman ugm.ac.id,, Fakultas Psikologi UGM adalah salah satu yang terkemuka di Indonesia.
Disini Anda bisa memilih 4 Program Studi Psikologi, yakni Program Studi Sarjana, Program Studi Magister Psikologi, Program Studi Magister Psikologi Profesi dan Program Studi Doktor. Soal kualitas pendidikan, jangan khawatir, semua Program Studi tersebut sudah menyandang Akreditasi A. JIka Anda tertarik, silakan langsung menuju kampus Fakultas Psikologi UGM di Jalan Humaniora, Bulaksumur, Yogyakarta.
2. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Kampus Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Yogyakarta berada di Jalan Wates Km. 10 Yogyakarta. Fakultas ini menawarkan tiga Proram Studi, yakni Jurusan Psikologi strata satu, Magister Profesi Psikologi dan Magister Psikologi Sains. Menurut laman fpsi.mercubuana-yogya.ac.id, Fakultas Psikologi M=Universitas Mercubuana Yogyakarta memiliki visi ke depan yang=kni menjadi kampus yang memiliki Fakultas Psikologi yang unggul dan bermutu. hal tersebut tak lain untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
3. Universitas Sanata Dharma
Baca Juga: Mahasiswa Terkunci di Perpustakaan Pusat UGM, Minta Tolong Lewat Twitter
Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma berdiri pada 1996. Ketika didirikan, fakultas ini hanya memiliki 8 dosen yang berlatar belakang ilmu psikologi. Pada angkatan pertama, fakultas ini menerima 128 mahasiswa. Namun kini, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma memiliki 784 orang, dengan jumlah lulusan hampir seribu orang yang sudah terjun ke masyarakat dan bekerja di berbagai sektor. Untuk mendukung kegiatan akademi, kampus ini memiliki sejumlah fasilitas, diantaranya ruang diskusi, laboratorium psikologi, perpustakaan dan laboratorium psikotes.
4. Universitas Ahmad Dahlan
Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan berdiri pada 19 Desember 1994. Sejak itu fakultas ini selalu mengikuti perkembangan ilmu psikologi untuk diterapkan dan diajarkan kepada mahasiswanya. Laman fpsikologi.uad.ac.id menulis, sejak berdiri, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma telah empat kali mendapatkan status akreditasi BAN-PT untuk prgram strata 1.
Yakni akreditasi B pada Juni 2000, Akreditasi A pada Februari 2006, Akreditasi B pada 2021 dan Akreditasi A pada 2017. Karena itu para Alumni kampus ini sangat mumpuni dan bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan, karena menguasai konsep dasar Psikologi, asesmen serta kemampuan riset. JIka Anda tertarik, langsung saja langkahkan kaki Anda ke Jl.Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta 55166
5. Universitas Islam Indonesia
Kampus Fakultas Psikologi Unversitas Islam Indonesia berada di Jln. Kaliurang KM 14.5 Sleman, Yogyakarta. Laman psychology.uii.ac.id menulis, Fakultas ini berdiri pada 1995 dan memiliki 5 Program Studi, yakni Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi perkembangan, Psikologi Sosial, Psikologi Industri dan Organisasi. Melalui sejumlah program studi tersebut, kampus ini berupaya menghasilkan sarjana PSikologi yang tak hanya menguasai bisang keilmuan, namun juga mampu menerapkan nilai-nilai ke-Islaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik