SuaraJogja.id - Insiden kantor PSS Sleman atau Omah PSS dibakar mendapat tanggapan dari Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PSS) Andy Wardhana Putra.
Ia menyayangkan kejadian pembakaran Omah PSS pada Minggu (28/11/2021) oleh orang tak dikenal. Meski ada kekecewaan karena kalah bertanding melawan Persita Tangerang, tetapi PSS Sleman diklaim sudah melakukan yang terbaik.
"Tapi kami sangat mengharapkan energi positif dari suporter. Jangan sampai malah energi negatif. Kalau ada yang perlu diperbaiki, mari dievaluasi," kata Andy saat dihubungi media dari saluran telepon, Minggu (28/11/2021).
Sejauh ini belum ada perhitungan atau detail terkait kerusakan. Namun Andy menilai, kerusakan hanya sedikit meski sempat ada kobaran api. Saat kejadian, ada beberapa penjaga dan juga karyawan yang sedang di lokasi. Rekaman CCTV juga menyala. Sehingga kemungkinan pelaku terdeteksi sangat mungkin.
"Kejadian tadi sore, saat ini sedang diusut oleh polisi, pasti diusut tuntas, dan kami harapkan ke depan tidak ada kejadian seperti ini lagi," kata Andy.
Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita juga menyesalkan kejadian ini.
"Kalau boleh saya kecam, itu kelakuan orang pengecut dan tidak pantas dilakukan oleh suporter, itu perusuh, itu kejahatan, harus dihukum dan tangkap," kata Hadian.
Lanjut Hadian, apabila mencintai sepak bola Indonesia, maka hal semacam itu tidak boleh dilakukan.
"Jaga sportivitas, menang kalah itu bagian dari sepakbola," katanya. "Belum [ada sanksi untuk klub atau lainnya]. Dengarkan dari semua pihak," ujarnya.
Baca Juga: Omah PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal, Terekam CCTV
Berita Terkait
-
Omah PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal, Terekam CCTV
-
Hasil BRI Liga 1: Gol Tunggal Chandra Waskito Bawa Persita Tundukkan PSS
-
Lupakan Hasil Buruk Pekan Lalu, Persita Tangerang Fokus Hadapi PSS Sleman
-
Hadapi Persita Tangerang, Dejan Antonic Pastikan PSS Sleman Siap Tempur
-
Winger PSS Sleman Irkham Mila Siap Tempur Hadapi Persita
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah