SuaraJogja.id - Pankreas merupakan organ aksesori pada sistem pencernaan yang memiliki beberapa fungsi. Fungsi pankreas sangat penting untuk dalam pencernaan dan metabolisme.
Pankreas merupakan organ kelenjar yang memanjang pada dinding posterior abdomen, letaknya tepat di belakang lambung. Pankreas ini dikelilingi hati, limpa, kantung empedu dan usus kecil.
Letak pankreas, separuh berada di antara limpa dan lambung, separuh lainnya atau kepala berada di bagian utama usus kecil, yakni usus dua belas jari. Dalam literatur lain disebutkan, letak pankreas berada di belakang rongga perut yang memiliki panjang 12-18 centimeter.
Penkreas salah satu organ dalam sistem pencernaan yang memiliki fungsi utama sebagai organ yang memproduksi enzim untuk menghancurkan makanan. Di sisi lain juga disebutkan jika fungsi utama pankreas dibagi menjadi dua yakni menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin dan menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin.
1. Fungsi Eksokrin
Di dalam tubuh manusia terdapat kelenjar eksokrin, yakni kelenjar yang menghasilkan satu produk yang dialirkan melalui saluran ke jaringan tubuh lain.
Dalam proses ini, pankreas berfungsi memproduksi enzim yang diberikan ke saluran pencernaan. Adapun fungsi setiap enzim yang dihasilkan berbeda-beda.
Enzim yang dihasilkan berupa:
- enzim amilase yang berfungsi mengurai karbohidrat menjadi gula darah atau glukosa
- enzim lipase untuk mengurai lemak
- enzim tripsin dan kemotripsin untuk mengurai protein atau mencerna protein menjadi asam amino
Baca Juga: Fungsi Lisosom, Berkaitan dengan Pencernaan
2. Fungsi Endokrin
Dalam kelenjar endokrin, pankreas berfungsi memproduksi hormon insulin dan hormon glukagon. Hormon insulin berguna untuk menurunkan kadar gula dalam darah.
Prosesnya mengikat glukosa dalam darah kemudian disalurkan ke seluruh tubuh. Dan pada akhirnya diubah menjadi energi.
Sementara itu, hormon glukagon berfungsi menaikkan kadar gula dalam darah. Caranya dengan mengubah glikogen dalam hati menjadi glukosa.
Adapun yang berperan dalam penyerapan glukosa menjadi glikogen dalam hati yakni insulin. Sehingga kedua hormon itu bekerjasama menjaga kestabilan atau kenormalan gula darah.
Jadi selain membantu proses pencernaan melalui enzim, pankreas juga berfungsi membantu mengkontrol kadae gula dalam darah melalui hormon yang dihasilkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah