SuaraJogja.id - Fungsi pupil pada mata yang utama yaitu untuk mengontrol berapa banyak cahaya yang dapat memasuki mata. Sehingga mata bisa fokus dalam memulai proses penglihatan.
Mata terdiri dari bagian-bagian yang memiliki fungsi yang berbeda-beda salah satunya yaitu pupil, lingkaran di tengah mata yang berwarna gelap. Meskipun memiliki ukuran yang kecil namun fungsinya sangat besar.
Fungsi pupil hampir sama dengan diafragma kamera atau alat pemotret. Pupil pada setiap manusia memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Pupil juga bisa membuka dan menutup. Jika cahaya yang masuk terasa berlebih maka pupil akan mengecil, begitu juga sebaliknya.
Dalam proses kerjanya pupil dibantu oleh iris, keduanya saling berhubungan satu sama lain. Iris merupakan membran berbentuk cincin yang mengelilingi sebuah bulatan kecil berwarna lebih gelap di tengahnya.
Selain mengontrol cahaya yang masuk, pupil juga dapat membantu diagnosa penyakit tertentu pada tubuh manusia. Biasanya dokter akan melihat pupil pasien untuk mengetahui kondisinya.
Di antara fungsi pupil yang sangat besar bagi manusia, pupil juga rentan terkena kelainan. Baik kelainan pada ukuran maupun fungsinya.
Berikut ini jenis kelianan yang dapat menyerang pupil mata.
1. Miosis
Baca Juga: Klaim 10 Ribu V-Bucks! Kode Redeem Fortnite 10 Desember 2021
Kelainan yang pertama yaitu miosis, kelainan ini dapat menyebabkan ukuran pupil mengecil secara berlebihan.
Pada kondisi ini pupil akan mengalami penyusutan drastis hingga 2 mili meter.
Otot sfingter dan otot dilator merupakan penentu ukuran pupil, otot ini bedapa pada iris mata.
Miosis terjadi karena adanya kelainan pada otot sfingter atau saraf yang mengendalikannya.
Masalah kesehatan yang memicu penyusutan pupil mata antara lain sakit kepala cluster, peradangan mata, stroke, perdarahan di dalam tengkorak, penyakit Lyme, dan multiple sclerosis (MS).
2. Anisocoria
Berita Terkait
-
Eks Manchester United: Lamine Yamal Jadi Alasan Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%
-
Kerusakan Mata Andrie Yunus Bersifat Permanen, Dokter RSCM Sebut Keparahannya Capai Grade 3
-
Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana