SuaraJogja.id - Sejumlah tokoh pewayangan seperti Anoman, Gatotkaca hingga Buto melakukan sedikit aksi teatrikal di Jalan Bantul tepatnya di Simpang APILL, Klodran, Kabupaten Bantul, DIY, Jumat (10/12/2021) sore. Setelah menari-nari, beberapa tokoh tersebut berkeliling mendekati pengendara sambil membawa kotak kardus tertulis Peduli Semeru Lumajang.
Bukan tanpa alasan tokoh pewayangan ini melenggak-lenggok di tengah jalan. Aksinya itu adalah bentuk solidaritas dan penggalangan dana para seniman di Bantul kepada warga terdampak Erupsi Semeru, Lumajang, Jawa Timur.
Aksi solidaritas untuk warga Lumajang ini merupakan inisiatif dari Paguyuban Scooter Bantul (Paseban), Warga Kabupaten Bantul (Warkaban), Barung Sinang, ADOTS CS Gamelan Grup dan seniman komedi Bantul seperti Yuliono Singsot, Dewo Plo, Hendro Plered dan Pakdhe Jojon.
Para seniman dan komunitas scooter menganggap bahwa ada sebagian saudara dan juga warga Lumajang yang membutuhkan uluran tangan mereka atas musibah erupsi yang mereka alami.
"Aksi ini adalah bentuk solidaritas untuk membantu saudara kita di Lumajang yang terkena bencana erupsi Semeru. Harapannya dari hasil sumbangan yang kami dapat bisa meringankan beban mereka," kata Koordinator Aksi Solidaritas, Suharyanta ditemui Suarajogja.id, Jumat.
Suharyanta atau lebih dikenal Pakdhe Jojon mengatakan aksi tersebut juga disematkan sebuah tema bernama Gedruk Rasa. Gedruk yang artinya mengetuk dan rasa dimaknai kepedulian.
"Jadi aksi ini mengetuk rasa atau hati warga Bantul apakah masih ada rasa peduli atau tidak kepada saudara-saudaranya yang terkena musibah itu," ungkap Jojon.
Ia menambahkan, meski berprofesi sebagai seniman, bukan berarti tak ada rasa empati terhadap warga terdampak bencana, mengingat cara seniman untuk melakukan aksi sosial berbeda dari komunitas atau kelompok yang lain, Gedruk Rasa ini dibuat dengan menyematkan nilai seni dan mengajak warga tetap peduli dengan sesama.
Jojon melanjutkan, tidak ada target donasi dari aksi di Simpang Empat Klodran itu. Namun, melihat aksi solidaritas sebelumnya yang pernah dilakukan saat bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, bisa terkumpul Rp5 juta.
Baca Juga: Lokasi Bencana Erupsi Gunung Semeru Jadi Tempat Selfie, Warganet: RIP Empati
"Kalau target kita tidak ada, tapi kami lakukan dari pukul 15.00-18.00 WIB. Donasi sebelumnya bisa mencapai minimal Rp5 juta," katanya.
Terkumpulnya donasi dari aksi solidaritas itu akan disalurkan langsung ke warga Lumajang. Nantinya Paseban yang memberikan kepada warga terdampak.
"Nanti dari rekan-rekan Paseban yang menyalurkan ke Lumajang. Kita juga membuka rekening donasi yang juga dikirim langsung ke warga Lumajang," ungkap dia.
Jojon mengatakan penggalangan dana dengan aksi tarian dan musik itu dilakukan hanya satu hari ini. Sedikitnya ada 100 seniman yang terlibat dalam aksi solidaritas tersebut.
Berita Terkait
-
Lokasi Bencana Erupsi Gunung Semeru Jadi Tempat Selfie, Warganet: RIP Empati
-
GIIAS Peduli, Serahkan Donasi Secara Simbolis untuk Korban Erupsi Semeru
-
Hari Ketujuh Bencana Erupsi Semeru, Dua Jenazah dan Satu Bagian Tubuh Teridentifikasi
-
Bencana Gunung Semeru di Lumajang Bukan Karena Erupsi, Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi
-
Hilang saat Erupsi Semeru, Doa Alfianah Menanti Sang Ayah Kembali
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi