SuaraJogja.id - Dalam satu hari Kabupaten Bantul bertambah satu kasus Covid-19, sehingga kini ada 26 kasus aktif di kabupaten ini dari total kumulatif angka positif mencapai 57.400 orang.
Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Minggu (12/12/2021), tambahan kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Sewon.
Kemudian untuk kasus sembuh dari COVID-19 tidak ada data baru, sehingga total angka kesembuhan di Bantul masih di angka 55.805 orang.
Begitu juga dengan kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini tidak ada tambahan kasus, sehingga angka kematian masih berjumlah 1.569 orang.
Dengan demikian, jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Minggu (12/12) masih 26 orang.
Pasien isolasi itu, berdasarkan domisili tersebar di delapan dari total 17 kecamatan se-Bantul, yaitu Banguntapan tujuh orang, Pleret lima orang, Piyungan empat orang, Sewon tiga orang, dan Kasihan, Jetis, Pandak, masing-masing dua orang, serta Bantul satu orang.
Disebutkan pula ada sembilan kecamatan yang sudah nol kasus aktif COVID-19 karena pasien konfirmasi sudah pulih, yaitu Sedayu, Pajangan, Dlingo, Imogiri, Bambanglipuro, Pundong, Srandakan, Sanden dan Kretek.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, karena pandemi masih belum berakhir.
"Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Satgas Sebut Pasien Covid-19 di Kepri Tinggal Satu Orang
Berita Terkait
-
Satgas Sebut Pasien Covid-19 di Kepri Tinggal Satu Orang
-
Duh, Kasus COVID-19 di Majalengka Naik Lagi
-
Update COVID-19 Jakarta 10 Desember: Positif 26, Sembuh 36, Meninggal 0
-
Update COVID-19 Jakarta 9 Desember: Positif 36, Sembuh 75, Meninggal 0
-
Waduh! Kasus Aktif COVID-19 di Jawa Tengah Tertinggi Nasional
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi