SuaraJogja.id - Tidak adanya penutupan destinasi wisata di Kota Jogja saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 menjadi angin segar bagi para pengelola wisata. Meski demikian Taman Pintar Yogyakarta akan menerapkan pembatasan jumlah kunjungan untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Kepala Taman Pintar Yogyakarta, Retno Yuliani mengaku bahwa pihaknya masih menerapkan aturan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait pembatasan kunjungan wisatawan saat Natal dan Tahun Baru 2022.
"Sejauh ini kami masih menggunakan aturan Inmendagri yang kemarin. Jadi meski tidak ada penutupan objek wisata, pembatasan juga tetap dilakukan," kata Retno kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).
Ia mengatakan sesuai aturan, kapasitas pengunjung dibatasi 75 persen. Dalam sehari pihaknya membatasi wisatawan yang masuk sekitar 1.000-1.500 orang.
"Kalau tidak ada Covid-19 pengunjung bisa 3.000 orang per hari. Jadi akhir tahun 2021 nanti tetap kami batasi karena aturannya seperti itu. Kalau saat ini hanya sekitar 500 orang per hari, nah akhir pekan yang biasanya 1.000 orang," kata dia.
Ia memprediksi bahwa puncak kunjungan wisatawan terjadi pada 24-25 Desember 2021, dengan catatan tidak ada perubahan pembatasan kapasitas bagi wisatawan yang datang.
"Mungkin pada 24 sampai 25 Desember ya. Pada 26 Desember bisa juga bertambah karena bertepatan dengan hari Minggu juga. Namun antisipasi dan pengecekan juga tetap kami lakukan," ungkap Retno.
Retno melanjutkan bagi pengunjung yang berencana ke Taman Pintar Yogyakarta juga diminta untuk menyiapkan aplikasi pedulilindungi sebelum masuk ke dalam wahana. Semuanya diminta untuk menunjukkan hasil atau bukti vaksinasi.
"Kalau skrining sebenarnya sudah dilakukan Dishub karena kan ada one gate system. Nah jika mereka sudah divaksin semua, berarti pemeriksaan juga lolos di Giwangan itu," ungkap dia.
Baca Juga: Rawan Kejahatan Saat Nataru, Kapolda Arahkan Jajaran Reskrim Bekerja Maksimal
Pihaknya juga berupaya agar tidak muncul klaster baru di objek wisata. Sehingga penggunaan scan barcode pedulilindungi tetap diberlakukan.
"Kami tetap berlakukan itu, tapi kami juga perlu koordinasi dengan Dishub, apakah perlu skrining kembali meski sudah lolos dari terminal Giwangan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!