"Selama empat jam kami berkegiatan di sana. Mengajak anak untuk menghilangkan ketakutannya. Alhamdulillah mereka juga senang," ujar dia.
Hal itu untuk sedikit melupakan detik-detik kekacauan saat erupsi terjadi yang dirasakan anak-anak. PGDCI yang bergerak di bidang pendidikan anak menilai bahwa pemulihan rasa trauma itu penting dilakukan.
"Ini salah satu upaya yang perlu kita lakukan. Kami berharap kehadiran kami atau organisasi lain, bisa sedikit memulihkan rasa trauma anak untuk kembali beraktivitas," terang Guntur.
Tidak hanya trauma healing, pihaknya juga memberikan sejumlah bantuan kepada warga dan anak di pengungsian sementara itu. Mulai dari sembako, perlengkapan alat tulis, Al-Quran, Juz Amma, Iqro dan bantuan lain.
Baca Juga: Ribuan Warga Bogor Batal Dapat Bantuan Langsung Tunai, Dewan Tagih Penjelasan Dinsos
"Kami menggelar kegiatan itu di 2 posko. Harapannya aktivitas kami bisa memberi kesan pada anak-anak serta warga pengungsian. Minimal mereka sedikit mengurangi rasa khawatirnya di wilayah bencana itu," kata dia.
Berita Terkait
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
BPNT: Benarkah Efektif Tingkatkan Gizi Keluarga Kurang Mampu? Ini Faktanya!
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
-
Indonesia Beri Bantuan Ketiga untuk Gempa Myanmar, Diantar Langsung Menteri hingga Anggota DPR
-
Jangan Takut Berbisnis, Ini Pilihan Program Bantuan Untuk Perempuan Wirausaha
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo