SuaraJogja.id - Perbedan Barongsai dan Liong apa saja? Sebab hal ini banyak ditanyakan, terlebih saat Hari Raya Imlek. Perayaan Imlek 2022 tidak lama lagi.
Imlek akan dirayakan pada 1 Februari 2022.
Liong dan Barongsai sering tampil bersamaan saat perayaan hari Imlek. Diiringi dengan musik khas yang tak kalah unik, tarian yang ditampilkan selalu berhasil memukau para penontonnya.
Tapi akan lebih seru jika Anda tahu perbedaan dua tokoh dalam pertunjukan ini bukan? Selain bentuknya, berikut beda barongsai dan liong.
Imlek sendiri adalah perayaan tahun baru Cina yang dirayakan secara rutin. Masyarakat Tionghoa yakin, bahwa perayaan ini merupakan sambutan pada tahun yang penuh berkah, kebijaksanaan, dan jauh dari musibah.
Maka tak heran setiap perayaan dan pertunjukan barongsai selalu dipadati pengunjung yang ingin menonton sekaligus merayakan pergantian tahun tersebut.
Barongsai adalah Dewa Singa yang digambarkan sebagai penguasa daratan. Tokoh ini dimainkan oleh dua orang, yang memegang bagian kepala dan bagian badan serta ekornya.
Biasanya dalam satu pertunjukan, terdapat beberapa barongsai yang turut tampil.
Muncul dengan berbagai warna dan ornamen, barongsai juga sering kali menjadi ‘agen’ dalam penerimaan angpao yang diberikan.
Baca Juga: Waspada, 6 Wilayah di Kalbar Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Atraksi di ketinggian dengan tiang-tiang pancang juga ditunjukkan, untuk menghibur siapa saja yang menyaksikannya.
Di sisi lain, Liong adalah hewan mitologi yang berbentuk naga yang bijak. Liong sendiri melambangkan Dewa Kebijaksanaan yang turun ke bumi saat pergantian tahun baru Cina, untuk memberikan petuah dan wejangan pada semua orang yang merayakan.
Liong ditampilkan dengan belasan hingga puluhan orang, tergantung panjang dari liong yang dibawa. Gerakan khasnya adalah meliuk-liuk indah, dari kepala hingga ke ujung ekornya.
Ukuran besar membuat liong tak pernah lepas dari pandangan penonton pertunjukan ini.
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai beda barongsai dan liong yang bisa kami bagikan. Semoga dapat menjadi satu informasi yang berguna untuk Anda, dan selamat melaksanakan aktivitas Anda berikutnya!
(I Made Rendika Ardian)
Berita Terkait
-
Reog Ketemu Barongsai! Yuk, Intip Serunya Pesta Budaya Rakyat di Pecinan Modern
-
Bank Rakyat Indonesia Gelar BRI Imlek Prosperity 2026, Pererat Relasi dengan Nasabah Top Tier
-
Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek
-
Atraksi Tatung hingga Kuliner Tionghoa Ramaikan Cap Go Meh Little Singkawang di TM Seasons City
-
Peritel Keluhkan Barang Impor Telat Masuk Saat Imlek-Lebaran Berdekatan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam